Strategi Pertamina Hadapi Persaingan pada 2019

Kompas.com - 30/11/2018, 17:30 WIB
Acara peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOAcara peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) tengah siapkan strategi untuk menyongsong perhelatan bisnis bahan bakar di 2019.

Salah satu upayanya adalah menambah jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di 2019 hingga 200 lokasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, saat ini pihaknya sedang menjajaki peluang penambahan SBPU secara masif.

Baca juga: British Petroleum Mau Punya 350 SPBU di Indonesia

"Pertamina masih menjajaki peluang yang bisa menyinergikan dengan beberapa BUMN lainnya. Secara keseluruhan diperkirakan ada penambahan lebih dari 200 SPBU yang tersebar di sejumlah lokasi," kata Adiatma saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (30/11/2018).

Penambahan SPBU tersebut sejalan dengan pengembangan tiga channel yang akan dilakukan Pertamina pada 2019 mendatang.

Mulai dari penambahan lembaga penyalur SPBU dengan jenis reguler, mini, modular, dan kompak, pengembangan SPBU di lokasi potensial, serta pembangunan SPBU di wilayah 3T.

SPBU Pertamina 31.114.01 Jalan S. Parman, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat RIMA WAHYUNINGRUM SPBU Pertamina 31.114.01 Jalan S. Parman, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat
Pada 2019 mendatang, Pertamina juga bakal mengembangkan inovasi digital sebagai terobosan baru pada sektor pelayanan. Salah satunya seperti layanan Go Pertamina yang menggandeng Go-Jek sebagai layanan antar BBM ke konsumen.

"Go-Pertamina saat ini sudah mulai uji coba di Jakarta Selatan dan Pusat. Kita juga ada sejumlah terobosan lain yang sedang dikembangkan. Untuk nilai investasi pembangun SPBU itu bervariasi tergantung jenis, lokasi, dan fasilitas, rentangnya mulai dari Rp 1 sampai Rp 20 miliar," ucap Adiatma.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X