Pengaruh Positif Ganjil-genap pada Penjualan Sepeda Motor

Kompas.com - 05/09/2018, 08:02 WIB
Para Sales Promotion Girl (SPG) berpose saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017). GIIAS 2017 akan berlangsung hingga 20 Agustus 2017 KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPara Sales Promotion Girl (SPG) berpose saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017). GIIAS 2017 akan berlangsung hingga 20 Agustus 2017
Penulis Stanly Ravel
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mobil bekas, penjualan sepeda motor juga merasakan pengaruh positif dari perluasan ganjil genap. Sejak pemberlakukan pembatasan mobil pribadi, penjualan sepeda motor di DKI mulai mengalamai peningkatan.

Kondisi ini diutarakan oleh Chief Executive Astra Motor Sigit Kumala, yang mengatakan kalau tren penjualan motor berjalan cukup baik semejak usai Lebaran sampai saat ini.

"Masih bagus, tapi kalau dari ganjil-genap kami belum dapat data resminya, yang pasti pertumbuhan penjualan motor sejak habis Lebaran kemarin itu sudah cukup baik," ujar Sigit kepada wartawan di Jakarta, Selas (4/9/2018).

Baca juga: Perluasan Ganjil-Genap Gairahkan Pasar Mobil Bekas

Tidak hanya Honda, Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro, juga mengakui adanya efek peningkatan penjualan dari jajaran produknya. Hanya saja, untuk meastikan apakah peningkatan tersebut akibat ganjil-genap atau memang tren sedang baik perlu ada kajian lebih mendalam.

Sales Promotion Girl berpose di samping mobil yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 29 April 2018 mendatang.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Sales Promotion Girl berpose di samping mobil yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 29 April 2018 mendatang.

"Secara dampak ganjil-genap itu pasti ada, hanya saja perlu analisa lebih karena tidak serta merta juga aturan tersebut membuat orang beralih ke sepeda motor. Dari sisi pemerintah lebih mendorong beralih ke transportasi umum," ucap Antonius saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/9/2018).

Lebih lanjut Antonius, menjelaskan bila pada prinsipnya keberadaan regulasi pembatasan mobil pribadi akan membuat warga untuk memilih transportasi alternatif apa yang sesuai dengan kebutuhan dan yang bisa mendukung aktivitasnya sehari-hari.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X