Ini Trik Antisipasi “Hydroplaning” saat Berkendara - Kompas.com

Ini Trik Antisipasi “Hydroplaning” saat Berkendara

Kompas.com - 29/08/2018, 15:57 WIB
Jalanan basah, hati-hati menghentikan laju mobil atau tergeleincir.istimewa Jalanan basah, hati-hati menghentikan laju mobil atau tergeleincir.

KARAWANG, KOMPAS.com – PT Astra Daihatsu Motor gelar “Club Auto Clinic 2018”, yang menjadi tempat buat berbagi pengetahuan soal kendaraan. Program ini sudah masuk tahun kedua, diadakan dalam tujuh gelombang. 

Pesertanya kali ini adalah Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC), Taruna Owners (TO), dan Charade Classy Winner (C2W) Community di Karawang. Tema kali ini membahas soal antisipasi hydroplaning saat berkendara.

Hydroplaning terjadi ketika berkendara di jalanan basah, dan menyebabkan ban mengambang (tidak menyentuh jalan) ketika melewati genangan air. Terburuknya dapat mengakibatkan kendaraan hilang kendali,” ujar Budi Mahendra, Executive Coordinator CSVC division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) dalam keterangan resminya, Selsa (28/8/2018).

Bukan hanya materi, peserta juga diajak untuk langsung mempraktekannya. Berikut tiga faktor penting yang direkomendasikan, buat menghindari hydroplaning  ( aquaplaning).

Baca juga: Penjualan Daihatsu Januari-Juli 2018 Naik Tipis

Aquaplaningwww.tirendo.nl Aquaplaning

Kecepatan

Ketika hujan sebaiknya  kecepatan maksimal kendaraan 70 kpj, dan perhatikan kecepatan kendaraan disekitar. Ini tujuannya untuk meminimalisasi terjadinya selip pada kondisi jalan basah.

Kondisi Ban

Saat masuk musim hujan, menggunakan ban yang masih bagus atau prima menjadi sangat penting. Jadi sebelum berkendara sebaiknya memeriksa kembangan ban mobil, apakah dalam keadaan baik.

Waktu membeli ban juga perlu diperhatikan, pilihlah jenis ban yang direkomendasikan untuk permukaan kering dan basah.

Tekanan Angin

Pengecekan sebelum berkendara penting dilakukan, salah satunya dengan memeriksa tekanan angin pada ban, apakah sudah sesuai dengan standar tekanan angin yang ditetapkan (sesuai dengan spesifikasi standar masing-masing kendaraan).


Terkini Lainnya


Close Ads X