Motor Elektrik Gesits Dipasok dari Pindad Mulai Agustus 2018 - Kompas.com

Motor Elektrik Gesits Dipasok dari Pindad Mulai Agustus 2018

Kompas.com - 12/05/2018, 18:05 WIB
Menteri ESDM menjajal kebolehan Gesits di kantor ESDM, Jakarta, Kamis (19/10/2017).Ghulam Nayazri/KompasOtomotif Menteri ESDM menjajal kebolehan Gesits di kantor ESDM, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Jakarta, KOMPAS.com – Calon skutik listrik nasional Gesits bakal mendapat pasokan salah satu komponen utama electric powertrain atau motor elektrik, dari perusahaan dalam negeri PT Pindad (Persero). Rencananya pasokan mulai dikirim pada Agustus 2018 nanti.

Skutik listrik hasil pengembangan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Garansindo Grup, sudah mendekati produksi massal. Kemungkinan pada semester II/2018 ini sudah bisa mulai berjalan.

“Iya benar kami akan memasok motor elektrik untuk Gesits. Pasokan akan kami mulai pada akhir Agustus di mana produksi electric powertrain itu akan dilakukan di Pindad Bandung, dan bersama mitra dalam negeri lain,” ujar Yayat Ruyat, Project Leader EV Pindad kepada KOMPAS.com, Sabtu (12/5/2018).

Pria bergelar Doktor itu juga berujar, kalau volume salah satu parts penting itu diperkiakan mencapai 4.000 unit perbulannya. Ini jadi yang pertama kalinya buat Pindad memasok motor elektrik untuk kendaran listrik yang akan diproduksi massal.

Baca juga: Hanya Nasionalisme yang Buat Gesits Melenggang Mulus

Gesits akan diproduksi 50.000 unit per tahunnya.Ghulam/KompasOtomotif Gesits akan diproduksi 50.000 unit per tahunnya.

“Kami sudah sejak tahun 1985 mengembangkan electric traction motor yang sudah digunakan pada kereta listrik, Jabdetabek, Light Train Solo dan Palembang. Dahulu kami mendapat lisensi dari Holec Belanda, tapi saat ini sudah bisa mengembangkan sendiri, dan sudah mengarah pada kendaraan listrik dejak 2008,” ujar Yayat.

“Jadi selain untuk Gesits kendaraan roda dua di bawah 5 KW, kami juga mengembangkan beberapa motor elektrik untuk city car (25 KW) dan untuk bus,” kata Yayat.

Gesits rencananya akan diproduksi di fasilitas milik PT Wika Industri dan Konstruksi, di Kawasan Industri Wijaya Karya (Wika) Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Kapasitas produksinya mencapai 50.000 per tahunnnya.

Meski konfirmasi sudah diberikan oleh pihak Pindad, tapi dari sisi Gesits sendiri masih belum memberikan jawabannya kepada KOMPAS.com.



Close Ads X