Kompas.com - 12/01/2018, 14:05 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif -  Saat ini dikenal dua macam rem pada sepeda motor, yakni jenis drum brake (teromol) dan disc brake (cakram). Pada umumnya, rem cakram digunakan untuk roda bagian depan.

Berbicara soal rem cakram, maka pergantian kampasnya perlu dilakukan sesuai waktunya, yakni ketika sudah habis. Lantas bagaimana cara mengetahui kampas rem cakram yang sudah habis?

Baca juga : Sering Kena Macet, Ganti Oli Jangan Tunggu Maksimum Kilometer

Reno, teknisi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS) Pelangi Motor menjelaskan, ada beberapa cara mengetahui kondisi kampas rem cakram yang sudah habis. Misalnya, terdengar bunyi seperti benda yang saling bergesekan saat pengereman.

Bunyi tersebut akibat dari pergesekan logam besi piringan cakram dengan besi kampas rem yang sudah habis.

Rem cakra depan bisa tidak pakem, ketika terkena oli suspensi.Ghulam/KompasOtomotif Rem cakra depan bisa tidak pakem, ketika terkena oli suspensi.
Kemudian, tarikan tuas terasa lebih dalam saat melakukan pengereman. Selain itu, ketebalan kampas juga bisa kaliper rem atau yang juga sering disebut dengan istilah "kepala babi".

"Kalau umumnya di lihat mata juga bisa, ketebalan 'daging' yang ada pada kampas apabila mau menyentuh piringan besi sisa beberapa milimeter maka harus diganti," kata Reno saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jakarta Timur, Kamis (11/1/2018).

Baca juga : Begini Cara Benar Menghidupkan Mesin Motor Injeksi

Reno menambahkan, telah habisnya kampas rem cakram, juga bisa diperkirakan dari tabung minyak rem. Jika volume minyak rem pada resorvoir atau tabung tempat oli rem berkurang atau turun dari garis yang tertera, maka sudah saatnya kampas rem diganti.

"Kalau setelan pabrik, minyaknya dibatasi, Jadi, saat rem sudah kosong atau banyak berkurang itu tandanya pergantian part kampas rem," kata Reno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.