Sinyal Tangan Boncenger Saat Motor Belok Jangan Bikin Bingung - Kompas.com

Sinyal Tangan Boncenger Saat Motor Belok Jangan Bikin Bingung

Kompas.com - 10/01/2018, 10:45 WIB
Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.dok.Kompasiana Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.

Jakarta, KompasOtomotif – Ada kelakuan  boncenger yang kerap kali bikin bingung pengendara lainnya, yaitu soal kibasan tangan tanda saat sepeda motor mau belok. Masalahnya, sinyal tangan yang kadang sampai menghalangi jalan itu bisa tidak sesuai dengan gerakan motor.

Jadinya bisa salah persepsi, biker yang mengendalikan motor mau belok kiri tapi kibasan tangan boncenger ke kanan. Biker atau pengemudi mobil lain yang berada di dekatnya, misalnya saat kondisi macet, mungkin saja jadi salah antisipasi.

“Sebenarnya kan kalau begitu boncenger cuma mau mempertegas bahwa pengemudi akan berbelok. Tapi komunikasi bisa salah,” kata Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Kamis (4/1/2018).

Baca: Begini Teori Berboncengan Motor yang Benar

Kendaraan terjebak kemacetan saat melintas di ruas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (15/8/2017). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Kendaraan terjebak kemacetan saat melintas di ruas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Jusri menjelaskan tidak ada ketentuan boncenger harus menggerakan tangan untuk membantu biker berbelok, walau cara itu sering dipakai saat touring. Jusri mengingatkan bila boncenger mau melakukan itu atas perintah biker.

“Saat touring itu bagus asal komunikasinya juga bagus. Tapi kalau inisiatif atau pro aktif sebaiknya jangan dilakukan karena itu tugas biker. Agar tidak membingungkan pengendara lain di jalan,” jelas Jursi. 


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X