Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Listrik Tesla Enggak Bisa “Ngecas” di SPLU

Kompas.com - 20/12/2017, 07:22 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotifMobil listrik asal produsen Amerika Serikat  Tesla sudah dijual oleh beberapa importir umum di Indonesia. Hal itu salah satunya oleh Prestige Image Motor Cars di Pluit, Jakarta Utara, yang menjual model S dan model X.

Konsumen yang membeli mobil listrik itu akan dibekali tempat pengecasan baterai. Mengisi daya itu bisa dilakukan di rumah atau di luar negeri tersedia di tempat umum.

Sebenarnya, di Tanah Air, Perusahaan Listrik Negara (PLN), contoh PLN Disjaya (Distribusi Jakrta Raya) telah menyimpan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di berbagai wilayah di Ibu Kota.

Namun, menurut Presiden Direktur Prestige Image Motor Cars Rudy Salim, Tesla tidak bisa melakukan pengisian daya baterai di SPLU seperti itu.

Baca juga: Tesla Model X, Pilihan Anti-"Mainstream" buat Konglomerat Indonesia

“Kalau di SPLU, Tesla kalau menggunakan tempat cas biasa membutuhkan waktu beberapa jam. Kalau dicas di tempat itu jelas berbahaya apabila ditinggalkan pemiliknya,” kata Rudy belum lama ini di Pluit, Jakarta Barat.

Tesla Model X yang dijual Rp 2,65 Miliar di IndonesiaAditya Maulana - Otomania Tesla Model X yang dijual Rp 2,65 Miliar di Indonesia

Rudy menjelaskan, lagi pula SPLU itu bukan tempat pengisian listrik, melainkan hanya colokan listrik biasa. “Jangan memberikan pesan yang salah, nanti konsumen ketika ingin pakai, ternyata tidak bisa bagaimana,” ujar Rudy.

Baca juga: PLN Disjaya Bakal Sempurnakan Ratusan SPLU

Bukan hanya itu, Rudy juga mengomentari soal PLN yang sedang membuat fast charging untuk kendaraan listrik. Menurut dia, apabila bisa terwujud, hal itu jelas menguntungkan buat pengguna mobil listrik seperti Tesla.

“Semoga saja, jangan seperti SPLU karena itu benar-benar tidak bisa. Mungkin kalau pakai fast charging baru bisa karena lebih cepat mengisi daya baterainya,” ucap Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.