BMW Indonesia Lebih Condong ke "Carbon Tax"

Kompas.com - 04/12/2017, 13:42 WIB
BMW i8 saat menjadi Lead Car di event Marathon di Bandung. BMW IndonesiaBMW i8 saat menjadi Lead Car di event Marathon di Bandung.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian, mewacanakan pajak baru untuk kendaraan roda empat atau dua. Penetapan pajak (dalam lingkup Pajak Penjualan Atas Barang Mewah/PPnBM) diganti dengan emisi dari masing-masing kendaraan bermotor atau Carbon Tax.

Sejak tahun lalu sampai sekarang, masih bersifat wacana. Bahkan Kemenperin sudah menggandeng pihak lain seperti Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk merumuskan regulasi tersebut.

Ketika ditanya mengenai emisi itu, menurut BMW Group Indonesia, langkah tersebut paling adil, jika diterapkan di Tanah Air.

BMW i8 dipajang di diler BMW Serpong, kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Selasa (25/4/2017). Diler BMW Serpong ini merupakan diler resmi pertama di Indonesia yang memiliki akses dan fasilitas dalam menangani kendaraan-kendaraan BMW seri i.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI BMW i8 dipajang di diler BMW Serpong, kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Selasa (25/4/2017). Diler BMW Serpong ini merupakan diler resmi pertama di Indonesia yang memiliki akses dan fasilitas dalam menangani kendaraan-kendaraan BMW seri i.

"Itu adil buat konsumen, jadi merata diberikan beban pajak dari hasil emisi kendaraan yang dia miliki," kata Jodie Otania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia di Bandung, Jawa Barat, pekan lalu.

Baca juga: BMW Mau Tambah Diler i di Jakarta

Misal, lanjut Jodie mobil yang dimiliki konsumen emisi gas buangnya nol, maka tidak perlu dibebankan untuk membayar pajak. Begitu seterusnya, atau tergantung dari jumlah emisi yang dihasilkan.

"Kita tidak perlu lagi bicara mengenai spesifikasi, tetapi lebih kepada emisinya. Kalau menurut kami itu yang paling memungkinkan," ujar Jodie.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X