Honda Mengaku Tanpa "Team Order" Buat Gerry Salim

Kompas.com - 02/12/2017, 17:42 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (1/12/2017). Febri Ardani/KompasOtomotifPebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (1/12/2017).
|
EditorAgung Kurniawan

Buriram, KompasOtomotif – Astra Honda Racing Team (AHRT) mengaku tidak menerapkan strategi team order buat memuluskan salah satu pebalapnya, Gerry Salim, agar bisa jadi juara di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250. Gerry Salim hanya butuh finis keempat atau tambahan 13 poin di balapan di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu (2/12/2017), agar jadi juara ARRC AP250.

AHRT baru pertama kali turun di kelas AP250 pada musim ini. Basis tunggangan yang digunakan adalah model produksi Indonesia yang dijual umum, Honda CBR250RR. Selain Gerry, dua pebalap AHRT di AP250 yaitu, Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya.

Baca: Gerry Salim Start ARRC AP250 dari Baris Depan

Bisa saja Rheza dan Awhin ditugaskan “mengamankan” Gerry di lintasan. Namun pendapat itu ditolak Anggono Iriawan Senior Manager Motorsport and Safety Riding Astra Honda Motor. Anggono berdalih sulit melakukan team order saat para pebalap sudah di lintasan.

“Ini semua kerja tim, tetapi saat di lapangan itu individu. Mengontrolnya, kami tidak tahu, karena yang paling tahu sebenarnya rider,” ucap Anggono di belakang paddock AHRT, Jumat (1/12/2017).

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim di kualifikasi Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (1/12/2017).Febri Ardani/KompasOtomotif Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim di kualifikasi Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (1/12/2017).

Memberi pesan para para rider untuk saling bantu juga dikatakan sulit sebab bisa mengganggu konsentrasi. Khusus buat Gerry, Anggono mengungkap pesannya adalah tetap tampil 100 persen.

“Justru sekarang apakah dia 100 persen dengan tekanan mental seperti ini. Sebenarnya tekanan bukan hanya ada di Gerry tetapi juga tim,” ucap Anggono. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X