Laporan Langsung dari Tokyo Motor Show 2017, Jepang

Ini Cara Daihatsu Uji Mobil Sebelum Dijual

Kompas.com - 28/10/2017, 11:42 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Shiga, KompasOtomotif – Sebelum sampai dipasarkan kepada konsumen, mobil ternyata perlu melewati berbagai macam tes, terutama soal durabitly. Ini yang kemudian coba diinformasiikan Daihatsu Jepang, kalau dirinya melakukan itu di salah satu fasilitasnya, Shiga Technical Center.

“Pabrik Daihatsu di Shiga juga memiliki tempat pengetesan, yang awalnya disebut Shiga Test Course ada 1986, dan menjadij Shiga Technical Center di 1991,” ujar Ichiro Otaki Brand GM Daihatsu Motor Company (DMC), Jumat (27/10/2017).

Tes di Trek

Ada beberapa jenis jalan yang digunakan mulai dari rough road durability course dengan panjang lintasan sampai 4.900 meter atau hampir 5 kilometer. Di sini mobil diuji dengan beragam kondisi jalan, mulai dari yang bergelombang dan sebagainya.

Kemudian, kata Otaki, pengujian selanjutnya dilakukan di trek high-speed berbentuk lonjong dengan panjang 2.850 meter persegi. Kecepatannya maksimal yang bisa ditempuh sampai 180 kpj, disertai dengan tes kemiringan sampai 45 derajat

Baca juga : Kata Bos Daihatsu Jepang, Soal Gempuran Merek Cina

Daihatsu Shiga Technical Center.Istimewa Daihatsu Shiga Technical Center.

“Tak berhenti sampai situ, mobil juga akan di tes slalom, dengan panjang lintasan 515 meter, yang kecepatan maksimumnya mencapai 130 kpj. Ini juga dilakukan untuk menguji kemampuan rem dan stability control kendaraan,” ucap Otaki.

Otaki menambahkan, selain itu pabrik Daihatsu di Shiga juga digunakan untuk pengujian high speed dan low speed, sistem anti-lock braking system (ABS), jalan basah, tes kebisingan dengan standar ISO, kestabilan, pengujian durability, pengukuran sasis dan gas buang.

Baca Juga: Konsep Unik CLBK Daihatsu

Pengujian Lainnya

Bukan hanya soal performa, merek yang sudah diakuisisi Toyota ini juga menguji kendaraanya dengan tes-tes lain, mulai dari Mileage Accumulating Dynamometer (MAD), sampai wind tunnel test yang fasilitasnya juga dimiliki Daihatsu.

“Di Shiga kami juga memiliki pengujian durability, aerodinamis, radio ware test, pengujian lampu, pengujian suhu mesin mulai dari minus 50 derajat hingga 55 derajat. Bahkan sampai crash test kami lakukan di pabrik Daihatsu Shiga, menyesuaikan dengan regulasi di setiap negara,” tutur Otaki.

Pengembangan Daihatsu untuk mengejar irit bahan bakar.Istimewa Pengembangan Daihatsu untuk mengejar irit bahan bakar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.