Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet, Perlintasan Kereta Akan Ditutup

Kompas.com - 26/10/2017, 16:36 WIB
Pengendara motor berhenti di perlintasan kereta api di sekitar Pasar Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2013). Pertemuan lalu lintas dari empat arah di pintu perlintasan itu menjadi penyebab kemacetan. Kondisi ini tentunya menyebabkan kawasan itu rawan kecelakaan yang melibatkan kereta api.
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPengendara motor berhenti di perlintasan kereta api di sekitar Pasar Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2013). Pertemuan lalu lintas dari empat arah di pintu perlintasan itu menjadi penyebab kemacetan. Kondisi ini tentunya menyebabkan kawasan itu rawan kecelakaan yang melibatkan kereta api.
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - Salah satu lokasi berbahaya di jalan raya adalah ruas perlintasan kereta api. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan akibat pelangaran lalu lintas, lintasan kereta api juga berkontribusi dalam menyebabkan kemacetan akibat penumpukan kendaraan.

Menyikapi hal ini, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil langkah untuk menutup beberapa ruas jalan yang bersinggungan dengan perlintasan kereta di Jakarta dan digantikan dengan flyover atau underpass.

Subaiha Kipli, Kasubdit Lingkungan dan Keselamatan Jalan Kementerian PUPR, mengatakan langkah ini diambil sebagai solusi kelancaran jalan serta menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api.

"Memang sedang kami kerjakan, targetnya perlintasan kereta api yang melintasi jalan nasional atau perlintasan sebidang akan di bangun flyover. Untuk detail dimana dan bagaimana saya lupa, tapi memang nanti diharapkan tidak lagi jadi perlintasan sebidang," ujar Subaiha kepada media di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Baca : Kendaraan Penerobos Palang Pintu Kereta Api DIburu Polisi!

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 10.40 WIB. ‎ Sebuah Avanza silver berpelat B 1937 UZQ bertabrakan dengan kereta api Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta.KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 10.40 WIB. ‎ Sebuah Avanza silver berpelat B 1937 UZQ bertabrakan dengan kereta api Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta.

Menurut Subaiha, nantinya tidak semua perlintasan kereta api akan ditutup. Pemerintah bersama instansi terkait akan lebih dulu melakukan survei untuk melihat kebutuhannya.

"Yang jadi prioritas itu ada kriteria sendiri, misalnya tingkat kecelakaan tinggi, jumlah lalu lintas harian rata rata (LHR) tinggi karena kalau LHR tinggi jadi macet. Memang ada program baik untuk flyover dan model underpass," kata Subaiha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.