Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hujan, Jangan Berteduh di Sembarang Tempat

Kompas.com - 19/10/2017, 13:02 WIB
Setyo Adi Nugroho

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif - Sebagian wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan. Kondisi ini jelas membutuhkan persiapan bagi pengguna jalan raya, khususnya pengendara sepeda motor.

Salah satu yang dibutuhkan adalah jas hujan. Sayangnya tidak sedikit yang menyepelekan keberadaan jas hujan ini sehingga ketika dibutuhkan para pengendara motor ini memilih untuk berteduh.

Saat berteduh ini ternyata juga kerap menimbulkan masalah baru bagi sekitar. Pemandangan di jalanan Jakarta, pemotor kerap mengambil ruang jalan di bawah jembatan layang, jembatan penyeberangan sampai berteduh di terowongan underpass.

Baca juga: Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

"Ini jadi cermin keegoisan pengguna motor. Berhenti berteduh harusnya tidak di sembarang tempat karea mengganggu jalan pengendara lain," ucap Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Baca : Bikers, Jangan Pakai Jas Hujan Model Ponco

Menurut Jusri, pengguna motor yang mengganggu tersebut bahkan bersikap lebih galak saat diminta untuk membuka jalan bagi pengendara lain. Jusri merasa, orang berubah wataknya dan pemikiran rasionalnya ketika sudah berada di jalan raya.

Baca juga: TNI Sebut Prajurit AL yang Diduga Bunuh Jurnalis di Banjarbaru Tak Keluar Satuan sejak 17 Maret

Padahal untuk mengatasinya hanya memerlukan kebiasaan yang ditanamkan untuk mempersiapkan kendaraan sebelum bepergian. Termasuk peralatan saat musim hujan yakni jas hujan atau dengan tambahan sepatu karet khusus hujan.

"Bukannya tidak boleh berteduh, namun tempat berteduh juga harus diperhatikan. Bisa jadi saat berteduh menyebabkan kecelakaan pengguna jalan lain. Ini karena saat cuaca hujan, potensi bahaya bertambah. Tidak hanya dari cuaca juga sekeliling termasuk motor atau pengendara yang berteduh sembarangan tadi," ucap Jusri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Detik-detik Serangan AS "Terangi" Yaman, Petinggi Houthi Jadi Sasaran
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau