Kompas.com - 15/09/2017, 13:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif - Setelah lama menggoda dengan tampilan ekterior dan sketsa interior, Mazda CX-8 tujuh penumpang resmi meluncur di Jepang. SUV ini hadir sebagai penantang Honda CR-V, sekaligus menjadi model pamungkas Mazda tahun ini.

Tampang CX-8 sedikit mirip dengan CX-5, terutama sektor depan. Memiliki daya tampung penumpang yang lebih besar, CX-8 dibekali dengan dimensi panjang 4.900 mm, lebar 1.840 mm, dan tinggi 1.730 mm.

Dikutip ari Motor1, bangku baris ketiga diklaim mampu menampung orang dewasa dengan tinggi 170 cm. Bahkan masih ada ruang untuk penyimpanan barang berkapasitas 239 liter, bila baris ketiga dilipat kapasitas ruang kargo bertambah hingga 572 liter.

Soal performa, CX-8 ditunjang dengan mesin 2.200 cc turbodiesel yang mampu memgeluarkan tenaga sebesar 188 tk dan torsi 450 Nm melalui transmisi enam percepatan otomatis. Meski memiliki torsi yang besar, tapi saluran tenaga dibuat lembut berkat fitur G-Vektor yang mengendalikan torsi dari mesin.

Interior Mazda CX-8 Interior Mazda CX-8

Baca : Kisah Cinta Mazda dan Mesin Rotary Berlanjut

Sebagai pilihan, Mazda CX-8 ditawarkan dalam dua pilihan model, yakni XD FWD dan XD L AWD, yang dipasarkan mulai dari Rp 384 juta hingga Rp 503 jutaan di Jepang. Meski sudah dirilis, namun penjualan resmi baru akan dimulai pada 14 Desember 2017 dengan target 1.200 unit per bulan.

Masuk Indonesia

Seperti diketahui, CX-8 tujuh penumpang dibuat khusus untuk pasar domestik di Jepang, bahkan besar kemungkinan model ini tidak akan dipasarkan di negara lain. Namun dalam pameran otomotif nasional Agustus lalu, PT Eurokars Mazda Indonesia (EMI) berjanji akan segera memboyong SUV tujuh penumpang itu ke Tanah Air.

”Rencana mungkin akhir tahun depan, atau awal 2019 baru bisa masuk. Secepat mungkin, kalau bisa sebelum itu lebih baik,” kata Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur EMI.

Mazda CX-8 sudah bisa dipesan Mazda CX-8 sudah bisa dipesan
Baca: Mazda Indonesia Siapkan SUV 7-Seater CX-8

Roy mengakui CX-8 memiliki peluang bagus di Indonesia dengan akomodasi tujuh penumpang. Tapi dari sisi spesifikasi ada kendala dari mesin karena yang diproduksi di Jepang fokus pada diesel dengan standar emisi yang tinggi sehingga tidak cocok di Indonesia.

"Sebenarnya alokasi untuk Indonesia sudah kami minta, cuma memang tahap produksi yang diesel diprioritaskan dulu. Jadi kita harus menunggu,” ujar Roy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.