Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/09/2017, 17:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Suzuki Ignis tidak hanya sukses bersaing di pasar mobil baru, tapi juga di segmen mobil bekas (mobkas). Beberapa pedagang mengabarkan bahwa sudah ada beberapa unit Ignis yang mulai beredar di pasar mobkas.

"Belum banyak, tapi satu atau dua unit sejak bulan lalu sudah ada lah. Rata-rata kondisinya memang masih lumayan mulus karena barang juga belum lama diluncurkan," ucap Teddy pemilik showroom mobkas Teddy Jaya Motor di MGK, Selasa (5/9/2017).

Menurut Teddy, semenjak melihat Ignis sudah ada di pasar mobil bekas, respons dari konsumen cukup baik, terutama kalangan muda. Hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa Ignis memiliki daya tarik meski saat ini unitnya masih minim.

"Seperti yang dulu pernah saya bilang, modal dari Ignis itu sudah ada dari tampilan, ditambah lagi ini produk baru. Melihat sebagian respons memang bagus, tapi kita tidak bisa menilai lebih jauh sekarang karena unitnya masih jarang-jarang," ucap Teddy.

Baca : Menerawang Peluang Ignis di Pasar Mobil Bekas

Dari sisi harga, meski belum pernah memiliki unitnya tapi informasi yang didapat masih cukup tinggi, bedanya hanya Rp 8 juta sampai Rp 10 jutaan dengan yang baru, tergantung tipe. Hal tersebut dianggap wajar, karena rata-rata angka kilometernya juga masih rendah.

Modifikasi Suzuki Ignis full audioStanly/KompasOtomotif Modifikasi Suzuki Ignis full audio

Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih juga pernah mengatkan hal serupa, bahkan saat nanti Ignis sudah mulai masif masuk ke pasar mobil bekas bisa membuat city car lainnya kalah saing.

"Kita tahu lah, segmen mobil kecil lagi lesu, butuh barang baru. Kalau Ignis sudah banyak orang mulai melirik lagi, karena barang baru, ibaratnya masih hangat. Bisa jadi bukan hanya Brio, Sirion saja yang kena tapi kelas LCGC seperti Wagon R, Ayla, dan Agya juga kena, karena dari sisi harga pastikan tambah kompetitif," ucap Herjanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.