Berapa ”Modal” untuk Berkunjung ke GIIAS 2017? - Kompas.com

Berapa ”Modal” untuk Berkunjung ke GIIAS 2017?

Kompas.com - 13/08/2017, 07:01 WIB
Biaya parkir GIIAS 2017.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Biaya parkir GIIAS 2017.

Tangerang, KompasOtomotif – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS) 2017 memang bukan untuk yang berkantong cekak. Segmen yang disasar adalah kalangan menengah ke atas, atau paling gampang, orang yang ingin berburu kendaraan. ”Modal” untuk menikmati pameran tahunan ini cukup lumayan.

Jika dirunut satu-persatu, parkir mobil pengunjung dipatok Rp 20.000 sekali masuk. Lalu buat tiket masuk, siapkan Rp 50.000 untuk hari biasa dn Rp 70.000 untuk akhir pekan (Jumat-Sabtu-Minggu). Andai pengunjung membawa keuarga, misalnya suami-istri dan dua anak, uang yang disiapkan Rp 300.000 (total parkir dan tiket).

Tapi, untuk keluarga yang membawa anak di bawah tiga tahun, atau pengunjung yang berusia di atas 65 tahun, penyelenggara tidak mengenakan biaya. ”Lumayan (mahal), tapi memang niatnya mau ganti mobil, sambil ajak keluarga jalan-jalan,” ucap Berta, salah satu pengunjung yang membawa keluarga ke GIIAS 2017, kepada KompasOtomotif, (12/8/2017) sore.

Tiket masuk GIIAS 2017, RP 70.000 untuk akhir pekan.KompasOtomotif - Donny Apriliananda Tiket masuk GIIAS 2017, RP 70.000 untuk akhir pekan.
Tak cukup untuk tiket masuk saja. Jika pengunjung ingin mengisi perut, siapkan juga dana yang tak sedikit. Ada beberapa area yang disediakan penyelenggara untuk stand berjualan makanan. Harga makanan di sana tentu beda, sedikit lebih mahal dari harga rata-rata.

Sebagai contoh, menu nasi goreng biasa bisa dipatok Rp 30.000 satu porsi. Atau bakso satu mangkuk dipatok RP 40.000. Pedagang mengaku harus menaikkan harga jual karena sewa stan yang cukup tinggi.

Saran KompasOtomotif, jika memang ingin sedikit berhemat, makanan bisa dibeli di area luar gedung, berdekatan dengan parkir di Hall 10 ICE, BSD City. Atau, manfaatkan food truck di depan gedung utama, yang sudah pasti memampang harga jual, meski rata-rata menjual makanan ringan dan jajanan.

Sayang, penyelenggara memangkas spot-spot shuttle bus, yang tahun ini hanya tinggal beberapa titik, yakni The Breeze, Bintaro Xchange, Qbic, Aeon Mall, area parkir Sun Burst, dan Stasiun Rawa Buntu. Penyelenggara menyatakan bahwa ini adalah bagian dari hasil survei tahun lalu, yang dikatakan tidak banyak orang memanfaatkan shuttle bus, dan lebih suka bawa mobi pribadi.

Tentu, buat orang-orang yang ingin memangkas biaya dan tak mau repot, ini menjadi pertimbangan tersendiri. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Tips N Trik
Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

News
Marquez 'Drop' Setelah Dovizioso Jatuh

Marquez "Drop" Setelah Dovizioso Jatuh

Sport
Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Tips N Trik
Dovizioso Sadar Terlalu 'Maksa'

Dovizioso Sadar Terlalu "Maksa"

Sport
Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

News
Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Tips N Trik
Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

News
Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Sport
Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Sport
Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Sport
Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

News
Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Tips N Trik
Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Feature
Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

News
Close Ads X