Kompas.com - 05/08/2017, 07:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif – Setelah kurang lebih dua tahun proses kemitraan seolah hilang kabar, dua pabrikan mobil Jepang, Toyota dan Mazda resmi mengumumkan kerjasamanya pada Jumat (4/8/2017) ini.

Dalam kesepakatan tersebut, seperti mengutip Autonews, Jumat (4/8/207), Toyota akan mengambil 5 persen saham dari saingan kecilnya, sebagai bagian dari joint venture baru, sementara Mazda akan mengambil 0,25 persen saham di Toyota.

Membangun Pabrik

Toyota dan Mazda berencana membangun pabrik perakitan di Amerika Serikat senilai 1,6 miliar dolar atau Rp 21 triliun. Fasilitas tersebut bakal beroperasi pada 2021, dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 unit per tahun, yang dibagi untuk kedua produsen tersebut.

Kedua pembuat mobil tersebut berencana memproduksi sedan Toyota Corolla dan crossover Mazda baru di sana. Mazda, yang penjualan kendaraan global tahunannya tak sebesar Toyota, coba mengincar pasar lebih spesifik, yang sebagian besar ada di Amerika Utara, dengan model yang populer adalah sedan dan SUV.

Baca juga : Toyota Bentuk Aliansi Baru dengan Mazda

Mazda mengincar kesepakatan ini juga sebagai batu pijakan untuk melakukan produksi di Amerika Serikat. Saat ini, Mazda mengapalkan semua kendaraan yang dijual di AS sebagai pasar terbesarnya, dari pabriknya di Jepang dan Meksiko.

Sementara Toyota, yang pada awalnya berencana untuk memproduksi Corolla di pabrik baru yang saat ini sedang dibangun di Meksiko, akan mengalihkannya ke Amerika Serikat. Kemudian pabrik Meksiko direncanakan bakal menghasilkan model truk Tacoma.

Mobil Listrik dan Otonomos

Tak berhenti sampai situ, keduanya juga bersama-sama mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Mazda mengaku kekurangan anggaran R&D, yang hanya sekitar 140 miliar yen tahun ini (Rp 16 triliun), untuk mengembangkan mobil listriknya sendiri. Angka tersebut jauh lebih kecil dibanding Toyota yang mencapai 1 triliun yen (Rp 120 triliun)

Mereka ingin ikut mengeluarkan mobil listriknya tepat waktu, bersamaan dengan berlakunya peraturan pengetatan emisi global, yang mendorong lebih banyak pembuat mobil untuk mengembangkan mobil bertenaga baterai.

Toyota dan Mazda juga akan bekerja sama mengembangkan teknologi informasi dalam mobil dan fungsi mengemudi otomatis (otonomos/self-driving), yang bergerak menjadi tren di industri otomotif global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.