Kompas.com - 29/12/2016, 09:45 WIB
Logo VW dan Toyota dok.reutersLogo VW dan Toyota
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif - Volkswagen sepertinya bakal menjadi merek mobil paling laris, melalui volume penjualan globalnya pada 2016. Jika berhasil, Volkswagen bisa mengambil tempat teratas untuk pertama kalinya dari Toyota, yang bertengger selama setengah dekade.

Mengutip Nikkei, Rabu (28/12/2016) penjualan VW di seluruh dunia pada November tumbuh 7,9 persen. Ini merupakan pertumbuhan tercepat sejak skandal emisi diesel merek Jerman itu mengemuka, pada September tahun lalu.

Melihat penjualannya sepanjang Januari-November naik 3,1 persen menjadi 9.379.100 unit, VW tampaknya bisa melampaui 10 juta unit sepanjang setahun penuh. Secara global, ini merupakan pertumbuhan tercepatnya dalam dua tahun.

Lonjakan ini salah satunya karena kontribusi pasar China, yang naik 11,6 tahun ini menjadi 3.591.600 unit. Sementara untuk seluruh kelompok Toyota, termasuk Daihatsu Motor dan Hino Motors, penjualan global hanya meningkat 2,2 persen, menjadi 873.000 kendaraan di November.

Peningkatan lebih kecil lagi dirasakan pada pasar global Toyota, yang hanya 0,1 persen atau menjadi 9.219.000 unit untuk 11 bulan. Melihat performa di China, Toyota cukup mendapat hasil manis dengan pertumbuhan 10 persen menjadi 1,1 juta.

Namun, harga minyak yang rendah telah memperlambat penjualan mobilnya di Amerika, untuk model penumpangnya seperti Camry dan Prius, yang kondisi ini juga ikut melanda di wilayah Timur Tengah serta beberapa tempat lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.