Penyebab “Sil Shockbreaker” Cepat Alami Kerusakan

Kompas.com - 15/03/2016, 17:15 WIB
Ghulam/KompasOtomotif Oli suspensi yang sudah bocor, karena sil sokbreker rusak.

Jakarta, KompasOtomotif – 
Karet (sil) shockbreakermerupakan salah satu komponen suspensi depan yang vital. Jika kondisinya rusak, oli suspensi bisa mengalir keluar dan performa redaman akan berkurang. Tentu membuat berkendara menjadi tidak nyaman atau lebih parah bisa membahayakan pengendara.

Dadang, Service Advisor bengkel resmi Yamaha Pesada Motor mengatakan, ada beberapa faktor yang membuatnya cepat mengalami kerusakan. Dengan mengetahui hal ini, paling tidak bisa membuat bikers waspada dan merawat kendaraannya.

“Penyebab pertama yaitu membiarkan bagian suspensi depan dalam keadaan kotor dan berlapis debu. Jika tidak segera dibersihkan, nantinya kotoran akan masuk ke dalam suspensi,” ujar Dadang KompasOtomotif, Selasa (15/3/2016).

Dadang melanjutkan, jika sudah masuk ke dalam suspensi, debu-debu tersebut akan membuat sil shockbreaker menjadi aus. Itu aka menyebabkan oli suspensi tidak tertahan dan mengalir ke luar atau biasa disebut bocor.

Faktor kedua, kata Dadang, sering kali melakukan pengereman pada bagian depan dengan mendadak. Jadi cara berkendara ini juga harus dihindari.

“Melakukan pengereman secara mendadak, cukup membebani suspensi. Semakin sering itu dilakukan, maka usia sil sok juga akan cepat rusak. Untuk menghindari rem mendadak, maka sebaiknya cara berkendara harus diperhatikan, jangan seradak-seruduk,” ujar Dadang.



EditorAgung Kurniawan

Close Ads X