Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

VW Polo 1.2 TSi Berjuluk "Mobil Eropa Harga Jepang"

Kompas.com - 02/03/2016, 17:31 WIB
Stanly Ravel

Penulis


Jakarta, KompasOtomotif - Volkswagen Indonesia meluncurkan Polo 1.2 TSi pertama kali pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. Hatchback CBU India ini pun resmi menjadi mobil termurah yang pernah dijual VW Indonesia saat ini.

Dari sisi harga, Polo 1.2 TSi (Rp 259 juta) bersinggungan langsung bahkan lebih murah dari banderol Toyota Yaris TRD S dan Mazda2.

Bicara desain, Polo 1.2 TSi memiliki tampang serupa dengan generasi Polo 1.4 yang lebih dulu hadir. Tampilan hatchback kompak sudah terlihat dari bagian depan yang cukup kekar dan menonjolkan kemewahan sebuah mobil Eropa.


Bemper depan dan belakang menggunakan model baru yang terlihat lebih simple. Khusus bagian depan di bagian bawah bemper diperkuat dengan adanya list krom. Sebagai variasi, cover spion diberikan kelir berbeda dengan warna bodi yang membuat kesan lebih trendy.

Baca juga: Ungkap Kronologi Kasus Nastar Berjamur, Pemilik Clairmont: Kami Dapat Penawaran

Kesan sporty dan kemewahan ditonjolkan melalui desain baru dari lampu kabut. Untuk lampu utama sendiri menggunakan bohlam halogen yang terintegrasi dalam satu frame dengan lampu sein.


Terakhir, tampilan diperkuat dengan pelek berdimensi 15 inci dan tail gate model baru. Khusus untuk pelek, VW memiliki dua pilihan dimensi yakni, 15 inci dan 16 inci, tinggal disesuaikan selera konsumen saja.

Interior


Masuk ke kabin, VW coba berikan kesan sporty dengan dominasi hitam. Selain itu, desain kemudi dibuat setengah lingkaran dengan bagian bawah yang datar serta dibungkus dengan soft leather.

Sayangnya, kesan mewah sedikit memudar dengan hadirnya jok yang masih menggunakan fabric. Sedangkan tatanan dasbor dirancang minimalis, pusat fokus ada pada bagian tengah yang diisi instalasi audio RCD 320 G dengan fitur SD card, CD player, USB/iPod interface, dan koneksi Bluetooth.

Baca juga: Rama Sahetapy Ungkap Peran Merdianti Octavia yang Dekatkan ke Ray Sahetapy

Kabin tersebut juga menghadirkan kabin lapang terutama head room dan leg room baris pertama. Pengaturan jok depan masih menggunakan sistem manual. Plus sistem kemudi yang menggunakan fitur tilt and telescopic, sehingga bisa disesuaikan turun naik dan maju mundurnya.


Sisi ergonomis pengendara dilihatkan dengan keberadaan tombol fungsi pada sisi kemudi. Mulai  pengaturan audio, panggilan telepon, serta tombol informasi dari MID yang menyatu dengan speedometer.

Sayang, kelegaan kabin penumpang belakang tak selapang baris depan. Apalagi untuk penumpang ukuran dewasa dengan tinggi 170 cm. Keterbatasan amat terasa pada ruang kaki dan cukup mengganggu kenyamanan ketika menempuh jalan jauh. 


Jarak tandem distance (lutut penumpang baris kedua ke jok baris pertama) tidak selapang bagian depan. Tapi dampaknya membuat ruang bagasi di belakang cukup luas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Begini Instruksi Prabowo untuk Kabinetnya Hadapi Perang Dagang Trump
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau