Laporan dari Turin

Nikmatnya Mengayuh E-Bike di Kota Juventus

Kompas.com - 10/03/2015, 08:20 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Turin, KompasOtomotif - Berkenalan untuk pertama kalinya dengan andalan baru sepeda elektrik (E-Bike) Italjet oleh PT Garansindo Inter Global langsung dari Turin, Italia, pekan lalu sangat menyenangkan. Apalagi KompasOtomotif mendapat kesempatan mencoba langsung sepeda dengan desain retro ini di salah satu lokasi wisata, Basilica de Superga, Torino.

Pengujian kali ini sifatnya spontan, tanpa ada persiapan serius, hanya mengayuh di seputar pelataran parkir gereja yang pertama kali dibangun pada 1717 itu. Ada dua model Italjet E-Bike yang dibawa, Diablone dan Ascot pada pengujan kali ini.

Pada kesempatan ini, Diablone menjadi pilhan utama awak redaksi. Dibekali dengan ban tapak lebar, membuat E-Bike ini terlihat kekar. Apalagi kelir hitam legam yang dipilih untuk seluruh bodinya, makin menambah kesan angker sepeda ini.

Wisnu Guntoro Putaran pengatur tenaga motor elektrik untuk disalurkan ke roda depan, membantu kekuatan kayuhan pedal.

Posisi Duduk

Posisi duduk sepeda ini cukup nyaman, dengan bentuk setang melengkung ke belakang, mirip sepeda ontel yang kuno. Sadel pasokan dari Brooks Flyer, cukup nyaman menopang seluruh tubuh. Karena diproduksi untuk orang Eropa, posisi ketika sudah duduk di sadel cukup tinggi. Tinggi badan 178 cm, masih perlu sedikit jinjit untuk berpijak sebelum mengayuh.

Kayuhan pertama, sensasi Italjet DIablone terasa seperti layaknya sepeda-sepeda lainnya. Apalagi, dengan ukuran ban lebih lebar 26"x3.5 masih dengan ban dalam membuat kayuhan terasa lebih berat. Tapi, kondisi ini langsung terkompensasi ketika poros motor listrik di pegangan setang kanan diputar ke depan. Seperti terjadi proses perpindahan gigi layaknya sepeda gunung.

Bedanya, E-Bike ini tidak dilengkapi dengan sistem gigi berjenjang seperti sepeda pada umumnya. Melainkan, tambahan tenaga dari motor listrik yang disalurkan ke ban depan membuat putaran pedal jadi ringan. Melalui jalanan menanjak, tak perlu memutar sering-sering pedal. Cukup beberapa kali dan menerima bantuan tenaga dari motor listrik, jadi tidak cepat lelah.

Wisnu Guntoro Sepeda sudah dilengkapi rem cakram (depan-belakang), lampu depan dan rem (belakang).

Tren Baru

"E-Bike merupakan tren baru bagi warga Eropa sekarang ini, bahkan banyak kota besar di Eropa mulai menyiapkan insentif khusus bagi warganya yang mau menukar sepeda motornya dengan E-bike. Potongannya sampai 600 euro, cukup besar," beber Riccardo Tartarini, Kepala DIvisi Ekspor Italjet di sela pengujian.

Selain itu, desain Italjet yang menarik membuat sesi pengujian dadakan ini mendapat sejumlah perhatian pengujung lokasi wisata. Setelah beberapa kali memutari plataran parkiran sambil menikmati sajian pemandangan pergunungan Alpen, terlihat beberapa pria dewasa mengerubungi sepeda yang lagi kami jajal. Mereka menanyakan, bahkan sampai ada yang meminta ikut mencoba.

"Italjet selalu menjadi perhatian di mana saja, ini salah satu buktinya. Kami memberikan sensasi baru, baik dari segi penampilan dan fungsionalitas," beber Massimo Tartarini, CEO Italjet.

Agung Kurniawan Italjet Diablone, salah satu model terlaris E-Bike dari Italia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.