Kompas.com - 02/06/2014, 16:14 WIB
|
EditorAris F. Harvenda
Jakarta, KompasOtomotif - Lahirnya Toyota Avanza Luxury sebagai versi paling mewah dari setiap varian menimbulkan spekulasi, bahwa PT Toyota Astra Motor (TAM) sedang "terkepung" hadirnya kompetitor. Dengan pilihan semakin banyak dan penampilan lebih sporty, diharapkan penjualan tetap bertahan dan mampu meraih 50 persen pangsa pasar Low MPV.

Soal spekulasi ini, Direktur Pemasaran TAM, Rahmat Samulo, mengatakan dalam peluncuran Avanza Luxury di Shangri-La, Senin (2/6/2014), merek lain yang ikut bermain di area tulang punggung Toyota, dianggap hal positif. "Sudah saya katakan berkali-kali, ini akan memberikan suasana persaingan yang baik untuk otomotif Indonesia dan konsumen," jelasnya.

Versi Luxury dikatakan sebagai jawaban untuk kebutuhan konsumen, bukan karena himpitan kompetitor. "Kami melihat kehadirannya (Avanza dan Veloz Luxury) dari sudut konsumen. Bukan sebaliknya. Ini semua karena permintaan konsumen dari hasil survei kami di berbagai daerah," tegas Samulo.

Memang, Samulo mengakui bahwa penjualan Avanza sedikit menurun. Namun, dirinya membantah menurunnya jumlah penjualan karena kompetitor. Pasar secara keseluruhan yang tidak terlalu berkembang adalah alasan utama, selain adanya segmen LCGC yang terus naik.

Saat ini, TAM menjual Avanza di kisaran 14-15 ribu setiap bulan, dengan pangsa pasar mencapai 42-43 persen dari data April 2014.

Soal desain, Samulo belum bisa mengungkap, kapan Avanza akan ganti model. Yang jelas, berdasarkan survei konsumen, model Avanza saat ini masih dianggap sebagai salah satu yang terbaik oleh masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.