MPV dengan Kemudahan Akses dan Efisiensi Area Parkir

Kompas.com - 17/03/2014, 10:56 WIB
Nissan Evalia didesain menggunakan pintu geser. KompasOtomotif-Roderick A MozesNissan Evalia didesain menggunakan pintu geser.
EditorAris F. Harvenda
Jakarta, KompasOtomotif - Tidak semua pemilik mobil memiliki garasi atau tempat parkir yang memadai. Beberapa terkadang memaksakan dengan memarkir di pinggir jalan, karena garasi sempit. Dalih kesulitan akses masuk juga jadi pertimbangan. Selain itu lahan parkir di beberapa tempat, seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan, juga sangat terbatas dengan jarak antar kendaraan yang mepet.

Faktor-faktor tersebut menggerakkan beberapa produsen untuk berlomba-lomba mendesain MPV berbody kompak. Selain itu, makin marak model pintu geser untuk penumpang, yang mampu memberi akses mudah, tanpa khawatir area parkir sempit. Tipenya pun beragam, ada yang buka tutup manual dan elektrik.

KompasOtomotif-Aris Harvenda Lahan parkir sempit tidak menjadi soal, akses keluar masuk tetap leluasa
Nilai Tambah
Banyak kemudahan dan nilai tambah menggunakan model pintu geser. Paling utama tentunya ketersediaan ruang untuk membuka pintu agar penumpang bisa masuk. Pintu yang terbuka lebar tentunya akan memberikan keleluasaan penumpang saat keluar masuk. Selain itu untuk bongkar muat barang juga bisa lebih mudah.

Merawatnya pun tidak terlampau sulit, hampir mirip dengan model pintu konvensional. Hal tersebut diamini oleh Banu Mustakim, Senior Manager Aftersales Technical Support Nissan Motor Indonesia. Dijelaskan, hal yang harus diperhatikan adalah pelumasan. Tujuannya, menjaga gerakan pintu lancar. Panduan berlaku untuk model elektrik dan manual. Bersihkan rel dari debu dan kotoran yang bisa menghambat pergerakan pintu, seret atau bahkan macet.

KompasOtomotif-Aris Harvenda Tak perlu perawatan khusus untuk pintu geser
Perawatan
Bisa dilakukan sendiri saat waktu luang. Caranya, bersihkan rel dengan kuas kering yang bersih. Pertama, lakukan pada rel di bodi mobil dengan pintu ditutup. Semprotkan degreaser semisal WD40 untuk melarutkan kotoran dan sisa gemuk yang sudah kotor.

Setelah itu, usap bagian yang telah disemprot dengan lap bersih. Lumuri kembali rel dengan gemuk. Jangan terlalu banyak, tipis saja. Kalau terlalu banyak atau tebal, kotoran dan debu mudah terperangkap. Cara  yang sama juga dilakukan untuk melumasi rel di bagian bawah (dekat pijakan kaki) dan dilakukan saat pintu dibuka habis.

Perhastikan pelumasan pada bearing. Untuk ini sebaiknya serahkan ke bengkel. Minta kepada mekanik untuk memeriksa pelumasan komponen tersebut agar tetap lancar.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X