Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Yamaha Kejar VR46 buat Jadi Tim Satelit, Syaratnya Berat

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha masih dalam pencarian tim satelit untuk musim depan. Salah satu yang menjadi incaran adalah VR46. Tapi, tim milik Valentino Rossi ini memberikan persyaratan yang cukup berat.

VR46 sendiri dikabarkan ingin tetap bersama Ducati. Bahkan, VR46 meminta satu motor yang spesifikasinya sama seperti tim pabrikan.

Sementara Yamaha, dikabarkan sedang melakukan perombakan besar-besaran pada internalnya. Belum lama ini, Yamaha juga sudah mengamankan Fabio Quartararo dengan nilai kontrak yang kabarnya juga cukup fantastis.

Selain itu, perubahan lain yang ada di Yamaha adalah mundurnya Lin Jarvis dari posisi Direktur Pelaksana Yamaha Motor Racing pada akhir musim ini. Namun, Lin Jarvis masih memiliki target mencari tim satelit untuk Yamaha.

"Saya masih optimis bahwa kami bisa memiliki tim satelit lagi pada 2025 karena itulah yang kami inginkan," kata Lin Jarvis, dikutip dari Motorsport.com, Kamis (18/4/2024).

"Sejauh yang saya tahu, VR46 dan Ducati belum meresmikan apa pun. Mencapai tujuan kami akan menjadi berita terbaik untuk kejuaraan dan untuk Yamaha," kata Lin Jarvis.

Direktur Tim VR46 Uccio Salucci, mengatakan, sejak awal tujuannya adalah ingin memperpanjang kontrak dengan Ducati. Yamaha bisa menjadi opsi kalau motornya benar-benar kompetitif.

"Yamaha adalah rumah kedua saya. Namun, sejak awal, seharusnya apa yang mereka tawarkan kepada kami adalah motor yang lebih kompetitif. Ducati adalah motor yang hebat dan performanya sangat tinggi. Kami berhutang budi pada para mitra kami. Perubahan itu tidak mudah," ujar Uccio.

Selain VR46, Pramac Racing juga bisa menjadi opsi. Sebab, tim satelit tersebut juga belum memperpanjang kontrak dengan Ducati. Tapi, lagi-lagi, Yamaha harus bisa memberikan jaminan motor yang kompetitif.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/18/191100815/yamaha-kejar-vr46-buat-jadi-tim-satelit-syaratnya-berat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke