Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Motor Listrik Ditinggal Mudik, Sebaiknya Baterai Diisi Penuh atau Kosong?

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengingat mudik Lebaran memiliki durasi cukup panjang, pemilik motor listrik dianjurkan memperhatikan beberapa tips perawatan supaya terhindar dari kendala.

Satu anjuran yang sebaiknya diperhatikan adalah soal tips perawatan baterai motor listrik, supaya kualitasnya tetap terjaga walaupun ditinggal lama.

Pertanyaan yang umumnya diajukan pemilik adalah persoalan kapasitas. Saat hendak meninggalkan motor listrik dengan durasi lama, sebaiknya baterai dalam kondisi penuh atau habis?

Menjawab pertanyaan ini, Ferry Sigit, Mekanik Senior bengkel spesialis motor listrik TICS EV Garage menjelaskan, baterai sebaiknya ditinggal dalam kondisi terisi penuh.

“Minimal diisi sampai 80 persen ke atas. Kalau pertanyaannya harus diisi penuh atau habis, sebaiknya diisi sebelum ditinggal mudik,” ucapnya saat berbincang dengan Kompas.com di Tangerang, Selasa (2/4/2024).

Dia memaparkan beberapa manfaat dari mengisi baterai sampai penuh, salah satunya adalah memastikan daya listrik tetap tersimpan di dalam sel.

Menurutnya, komponen sel baterai masih menyimpan daya listrik akan terhindar dari bahaya drop yang mengakibatkan sulit dinyalakan kembali.

“Kalau sudah drop, harus di jumpstart biar bisa nyala lagi. Tergantung jenis baterainya, caranya beda-beda,” ucap dia.

Setelah baterai terisi penuh, pemilik harus memutus daya listrik dengan cara mematikan miniature current breaker (MCB). Jika langkah-langkah ini dilakukan sesuai urutan, motor listrik akan aman walau ditinggal lama.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/03/071200715/motor-listrik-ditinggal-mudik-sebaiknya-baterai-diisi-penuh-atau-kosong-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke