Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Chery Akan Ikut Bersaing di Segmen LMPV

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu segmen yang banyak diminati konsumen di Indonesia adalah Low Multi Purpose Vehicle (LMPV). Sudah banyak pabrikan yang bersaing di dalamnya dan Chery kabarnya juga tertarik untuk ikut memasuki segmen tersebut.

Pada tahun lalu, PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengatakan, sudah berdiskusi juga dengan pihak prinsipal, terkait segmen LMPV. Tapi, saat itu Chery yang baru masuk ke Indonesia kembali, masih sibuk membangun citra.

Sekarang, Chery sudah cukup dikenal baik di masyarakat. Beberapa model yang dipasarkannya juga diterima cukup baik, seperti Tiggo 8 Pro, Tiggo 7 Pro, Omoda 5, Omoda 5 GT, dan Omoda E5.

Belum lama ini, Chery juga membuka pemesanan untuk Tiggo 5 X. Lalu, berikutnya Chery juga berencana untuk meluncurkan Tiggo 8 Pro Max.

Qu Jizong, Executive Vice President PT CSI, mengatakan, saat ini studi mengenai LMPV masih dalam tahap perkembangan. Jadi, bukan dalam waktu dekat juga Chery akan bermain di segmen tersebut.

"Saat ini, masih dalam perkembangan. Saya pikir, mulai 2026 atau 2027, kami juga akan memasuki segmen tersebut," ujar pria yang akrab disapa Frank tersebut, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

"Beberapa teknisi dari Chery di China sudah datang ke Indonesia untuk melihat langsung kondisi di sini dan mempelajari pasar.

Lalu, tim tersebut juga akan saling berbagi ide dengan tim penelitian dan pengembangan khusus untuk setir kanan yang ada di sini," kata Frank.

Frank menambahkan, nantinya Chery akan membuat mobil khusus untuk pasar Indonesia. Namun, dia tidak mengatakan dengan pasti bahwa model yang dibuat akan masuk ke segmen LMPV atau segmen lain.

Segmen LMPV sendiri saat ini ramai diisi oleh Toyota Avanza dan Veloz, Daihatsu Xenia, Hyundai Stargazer, Mitsubishi Xpander, dan lainnya. Persaingannya cukup ketat, apalagi jika harus melawan pabrikan Jepang yang sudah memiliki pamor yang baik di Indonesia.

Sementara itu, Chery masih akan fokus pada Omoda E5. Saat ini, mobil listrik tersebut hanya ditawarkan dalam satu varian.

Beberapa pabrikan lainnya biasanya menawarkan mobil listrik dengan beberapa varian. Biasanya yang membedakan adalah kapasitas baterai, yang berpengaruh pada jarak tempuhnya.

Qu Jizong, Executive Vice President PT CSI, mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menambah varian baru untuk Omoda E5, baik untuk jarak tempuh yang lebih jauh maupun lebih rendah.

"Ya, mungkin saja. Kami tentu memikirkannya, kami mendengarkan apa yang konsumen inginkan. Kami juga melakukan survey untuk mengetahui apa yang sebenarnya konsumen butuhkan," ujar pria yang akrab disapa Frank tersebut, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

"Bila konsumen benar-benar membutuhkannya, kami akan mendiskusikannya dan mungkin saja menambah variannya," kata Frank.

Saat ini, Omoda E5 dibekali dengan baterai berkapasitas 61 kWh. Dengan baterai tersebut, mobil ini diklaim dapat melaju hingga 430 Km sampai 505 Km.

Chery membanderolnya dengan harga Rp 498,8 juta (OTR Jakarta). Tapi, untuk 2.000 pemesan pertama, akan mendapatkan harga khusus, yakni Rp 488,8 juta (OTR Jakarta).

https://otomotif.kompas.com/read/2024/02/27/162100115/chery-akan-ikut-bersaing-di-segmen-lmpv

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke