Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Begini Impresi Berkendara Toyota C-HR Hybrid 2022

JAKARTA, KOMPAS.com – Dulu Toyota C-HR Hybrid merupakan mobil hibrida yang paling terjangkau. Namun kini SUV tersebut bahkan jadi mobil hybrid termahal kedua di jajaran Toyota.

Saat ini, C-HR Hybrid dijual Rp 583 juta (tipe Non Premium color) dan Rp 584,5 juta (tipe Premium Color). Di atas kertas, mobil ini berselisih Rp 47,7 dibandingkan Corolla Cross yang dipatok Rp 535,3 juta.

Sementara jika dibandingkan dengan Camry Hybrid yang dijual Rp 844,1 juta, mobil ini berselisih Rp 261,1 juta.

Di atas kertas, C-HR Hybrid 2022 mengusung mesin 2ZR-FXE 1.800 cc tenaganya 98 PS atau setara 96 tk dan torsi 145 Nm, serta memiliki motor listrik berkekuatan 72 PS atau setara 70 tk.

Profil tenaga ini memiliki perbedaan dibandingkan C-HR model sebelumnya yang mengusung mesin sejenis, yang berdasarkan spek resmi bertenaga 100 PS atau setara 98 tk dan torsi 142 Nm, serta motor listrik 36 PS atau setara 34 tk.

Bicara mengenai impresi berkendaranya, C-HR Hybrid tetap menawarkan rasa berkendara khas mobil ramah lingkungan, yang halus dan minim suara.

Apalagi saat baterai berada dalam kondisi penuh, maka secara otomatis mobil akan melaju dengan mode EV (Electric Vehicle).

Suara yang dihasilkan benar-benar hening. Hanya ada suara embusan AC, putaran motor listrik yang begitu halus, dan suara bising dari roda.

Namun jika kondisi baterai sudah sedikit, mesin akan aktif untuk menggerakkan mobil sekaligus sebagai generator pengisi baterai.

Anda pun tak perlu bingung-bingung mengatur kerjanya, sebab semua sudah diatur secara otomatis. Bahkan saking halusnya, Anda tak akan menyadari saat mesin mulai aktif. Semuanya berpindah secara hening tanpa perbedaan berarti.

C-HR Hybrid juga menyenangkan dikemudikan. Salah satunya karena sistem transmisi CVT yang terasa lebih instan.

Transmisi C-HR Hybrid bisa memberikan akselerasi lebih spontan tanpa raungan berlebih. Selain itu juga karena mode berkendara Eco, Normal, dan Sporty yang akan mengatur sensitifitas pedal gas terhadap akselerasi mobil.

Sayangnya fitur ini agak tersembunyi, sehingga kurang praktis saat digunakan. Soal bantingan suspensi, C-HR Hybrid tergolong pas, tidak keras dan tidak begitu empuk saat dikemudikan sendiri.

Suspensi double wishbone di depan dan independen di belakang memberikan performa yang baik, terutama saat dibawa melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/08/02/160100615/begini-impresi-berkendara-toyota-c-hr-hybrid-2022

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke