Salin Artikel

Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Semanggi, Ingat Jarak Aman 3 Detik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian tabrakan beruntun cukup sering terjadi, khususnya di jalan bebas hambatan atau jalan tol. Penyebab paling umum adalah tidak menjaga jarak.

Melaju di jalan tol membutuhkan kecepatan tinggi, sehingga jika jarak tiap kendaraan tidak dijaga akan sulit untuk melakukan manuver ketika kendaraan di depan mengalami kecelakaan.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menambahkan, pengemudi sebaiknya selalu mengingat jarak aman ketika berkendara baik di depan maupun di belakang adalah 3 detik.

Untuk melakukannya, bisa dengan mengikuti kendaraan yang searah. Lalu, pastikan kecepatan kendaraan kita sama dengan kendaraan yang ada di depan.

Setelah menentukan tolak ukur, dan kendaraan di depan sudah melewati batas tersebut, maka perhitungan mulai dilakukan. Perhitungan dilakukan dengan cara menyebut satu per satu, satu per dua, satu per tiga, sampai kendaraan kita tepat melewati tolak ukur tersebut.

“Ketika hasil hitungan jarak dengan objek statis yang sudah ditentukan sesuai berarti kendaraan sudah berada di jarak aman,” kata Jusri.

Jusri menjelaskan, penyebutan detik sengaja dibuat dengan sedemikian rupa agar hasil yang didapatkan lebih akurat. Menurutnya, kemampuan persepsi manusia dalam melihat bahaya itu memerlukan waktu kurang lebih tiga detik.

“Mulai dari mata melihat, otak memproses, sampai menginjak rem itu waktunya kurang lebih satu detik. Sedangkan reaski mekanis berjalan saat rem diinjak, buster bekerja dorong minyak rem sampai kaliper, memiliki waktu kurang lebih setengah detik,” ujar Jusri.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/02/23/162100615/tabrakan-beruntun-di-tol-dalam-kota-semanggi-ingat-jarak-aman-3-detik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.