Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Yogyakarta Terapkan One Gate System, Parkir Bus Wisata Maksimal 3 Jam

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah menerapkan "One Gate System" yang diberlakukan untuk bus pariwisata yang masuk Yogyakarta mulai 23 Oktober lalu.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Sayuti mengatakan, tujuan diberlakukannya one gate yakni mempermudah Pemerintah kota Yogyakarta dalam mengontrol masyarakat dan wisatawan yang masuk Yogyakarta.

"Jadi kalau mau masuk Yogya itu satu pintu, supaya kami mudah dalam mengontrol kaitanya dengan masyarakat termasuk penanganan pandemi dan antisipasi persebaran Covid-19," kata Haryadi kepada Kompas.com Sabtu (6/11/2021).

Menurutnya sistem satu pintu ini penting karena Yogyakarta merupakan salah satu tujuan wisatawan dari berbagai daerah.

Kepada Dinas Perhubungan kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan Terminal untuk mewujudkan one gate system ini.

"Kita kolaborasi dengan terminal, seluruh bus pariwisata baik berukuran kecil sampai besar senua masuk terminal untuk kita lakukan skrining," kata Agus.

Agus menjelaskan, penerapan skrining akan dilakukan langsung di terminal dengan petugas yang sudah disiapkan.

Jika bus tersebut dinyatakan lolos, maka akan diberikan tanda berupa stiker yang menyatakan bus tersebut telah diperiksa di Terminal Giwangan. Stiker tersebut nantinya juga akan digunakan untuk menentukan lokasi parkir bus.

"Kita juga sudah mempersiapkan aplikasi peduli Jogja yang dapat diuduh di playstore untuk wisatawan yang akan masuk wilayah Jogja," ucapnya.

Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan wisatawan ataupun biro wisata ketika akan berwisata ke Yogyakarta. Pelaku wisata dapat melakukan registrasi yang nantinya mendapatkan QR code untuk lokasi parkir wisata.

"Nanti di aprove oleh petugas dan diarahakan untuk lokasi parkirnya. Begitu sampai di tempat parkir, nanti tab lagi oleh petugas dan durasi waktu akan berkurang. Karena batasnya parkir itu 3 jam," kata dia.

Agus menambahkan, dengan adanya aturan ini orang dapat berwisata dan tidak mengakibatkan kerumunan. Secara protokol kesehatan dapat dilaksanakan dan secara mekanisme sistem lalu lintas juga bisa lancar.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/11/07/104100615/yogyakarta-terapkan-one-gate-system-parkir-bus-wisata-maksimal-3-jam

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke