Salin Artikel

Kesalahan yang Kerap Dilakukan Mak, Sein Kanan Belok Kiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini posisi wanita tidak hanya sebagai penumpang saja, tetapi juga sebagai pengendara motor. Faktanya dari setiap tahun pengendara sepeda motor yang dikendarai oleh wanita dewasa atau mak, semakin meningkat.

Meski begitu, kebiasaan berkendara para mak jika diperhatikan sering menimbulkan bahaya, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga bagi orang lain.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, kebanyakan wanita tidak terlalu sadar akan faktor keamanan dalam berkendara. Seperti contoh dasarnya, banyak wanita yang asal mengendarai jenis motor tanpa menyesuaikan dengan postur tubuhnya.

“Pastikan sepeda motornya sesuai dengan postur badan si pengemudi, kalau postur badannya kecil sebaiknya menggunakan unit motor yang kecil seperti Beat atau Scoopy. Jangan memaksakan menggunakan unit yang besar seperti PCX karena akan menyulitkan untuk handling-nya,” ujar Agus kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (1/3/2021).

Agus juga menjelaskan, kebanyakan pengemudi wanita langsung memilih terjun ke jalan raya padahal mereka belum terlalu mahir mengendarai sepeda motor.

“Wanita biasanya belum memahami karakter motornya terlebih dahulu, seperti fungsi rem, gas, dan komponen lainnya. Makanya sering ditemui dijalan pengemudi wanita yang ingin belok kiri tetapi yang dinyalakan lampu sein kanan,” ujar Agus.

Selain itu wanita juga dinilai kurang sabar ketika berkendara khususnya di jalan raya.

“Biasanya mereka melakukan putar balik atau berbelok tanpa melakukan perhitungan sebelumnya. Tidak terlalu memikirkan kendaraan yang berada di belakangnya, mungkin karena pola pikir yang beranggapan ‘siapa yang mau marahin wanita?’ sehingga mereka bersikap demikian,” kata Agus.

Terakhir Agus menegaskan, penggunaan helm bagi pengendara motor wanita juga harus yang sesuai dengan SNI.

“Jangan sembarangan dalam memilih dan memakai helm, wanita biasanya tidak mau tatanan rambut atau jilbab yang ia kenakan rusak, sehingga biasanya helm yang digunakan tidak benar-benar pas dikepala. Ketika kecelakaan terjadi helm akan mudah terlepas dan hancur. Lebih pilih mana penampilan atau keselamatan?,” ujar Agus.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/02/092200115/kesalahan-yang-kerap-dilakukan-mak-sein-kanan-belok-kiri

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.