Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Begini Cara Merawat Setir Mobil agar Bersih dari Virus dan Bakteri

JAKARTA, KOMPAS.com – Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang marak akhir-akhir ini, Anda harus lebih rajin dalam membersihkan kendaraaan, khususnya pada bagian interior.

Dari sekian banyak komponen, setir jadi bagian di mobil yang paling sering disentuh. Untuk itu bagian lingkar kemudi harus rajin dibersihkan.

Terlebih jika mobil juga dipakai oleh orang lain, misalnya disewakan atau dipakai untuk taksi online.

Robby Kurnia, CEO Autoglaze Indonesia, mengatakan, agar setir mobil tidak cepat kotor pastikan tangan kita dalam keadaan bersih sebelum memegangnya.

“Biasakan untuk membersihkan dan mengeringkan tangan sebelum memegang setir, bisa cuci tangan atau pakai hand sanitizer dulu,” ucap Robby kepada Kompas.com belum lama ini.

Selain itu, banyak setir yang yang gampang kotor lantaran berdebu. Sehingga saat kondisi tangan agak lembab, misal karena keringat, dapat membuat bercak di beberapa bagian setir.

“Penting juga untuk membersihkan setir setiap Anda mencuci mobil. Gunakan lap microfiber yang sedikit dibasahi untuk membersihkan debu, kotoran, dan minyak pada lingkar kemudi,” katanya.

Kalau sudah keringkan kembali menggunakan lap yang masih kering dan bersih. Lap juga bagian lain seperti tuas-tuas wiper dan sein, serta paddle shift jika ada, karena bagian ini sering kita sentuh juga.

Untuk setir berbahan kulit, tak ada salahnya memberikan obat perawatan kulit berupa pembersih dan kondisioner.

“Produk perawatan yang bagus sebetulnya tidak memberikan efek kilap, tapi lebih ke sifat kulit yang melembabkan,” ujarnya.

Agar maksimal, proses pembersihan setir tadi juga bisa Anda terapkan untuk tuas persneling maupun rem tangan, serta bagian handle pintu.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/18/180100015/begini-cara-merawat-setir-mobil-agar-bersih-dari-virus-dan-bakteri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke