Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Pertalite Langsung Jadi Idola di Sulawesi

Kompas.com - 27/03/2016, 11:31 WIB
Ghulam Muhammad Nayazri

Penulis

Manado, KompasOtomotif – Produk bahan bakar khusus (BBK) Pertalite milik PT Pertamina (Persero), mendapat sambutan positif di Sulawesi. Di daerah ini, Pertalite baru diperkenalkan dalam waktu lima hari, sejak Selasa (22/3/2016).

Tengku Badarsyah, General Manager Marketing Operation Region VII Sulawesi mengatakan, baru 35 persen SPBU yang menjual Pertalite, dari total 458 SPBU. Di mulai dari Gorontalo, Palu, Makassar, Pare-Pare dan Manado, Pertalite terus mengalami tren kenaikan penjualan.

“Bicara Sulawesi, baru sekitar 200-an SPBU yang sudah menjual Pertalite. Kami juga melihat tren penjualan bahan bakar minyak (BBM) ini yang terus tumbuh di angka 20 sampai 30 persen,” ujar Tengku, Sabtu (26/3/2016).

Baca juga: Kapolri Minta Maaf Ajudannya Pukul Jurnalis di Semarang, Janji Telusuri Pelaku

Tengku melanjutkan, pertumbuhan tersebut membuat Pertalite hingga saat ini (lima hari) sudah berkontribusi sebesar 10 persen, dari konsumsi BBM di Sulawesi. Angka tersebut didapat dari pergeseran konsumen Premium, bukan dari Pertamax.

“Jadi kalau secara kebutuham, saat ini di Sulawesi, pasar Pertalite sudah 10 persen. Tidak sampai situ, angka tersebut akan mulai menginjak di posisi 11 persen,” ujar Tengku.

Saat ini, total penjualan Sulutenggo (Sulawesi Utara, Tengah, Tenggara, dan Gorontalo) mencapai 442.000 liter. Rinciannya untuk Sulawesi Utara 318.000 liter, Sulawesi Tengah 72.000 liter dan Gorontalo 52.000 liter, sejak diuji pada 22 Maret 2016.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau