Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akhirnya Truk Listrik eCanter Bisa Diuji Coba oleh Konsumen di Bali

Kompas.com - 28/07/2022, 11:02 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi eCanter yang dibawa oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) akhirnya bisa diuji coba langsung oleh konsumen di Bali, mulai Agustus 2022.

Truk diuji coba bukan cuma untuk jalan, melainkan juga sebagai kendaraan niaga atau dipakai kerja. Uji coba yang ini adalah bentuk dukungan pengurangan emisi dalam industri transportasi, sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai karbon netral.

Rencananya, truk listrik andalan Fuso ini digunakan untuk mendistribusikan bahan baku ke pabrik dan medukung pengiriman dengan rute di daerah Denpasar, Bali. Harapannya akan terkumpul data dan masukan dari konsumen saat menggunakan truk listrik untuk operasional.

Baca juga: Saingi Fuso eCanter, Hino dan Isuzu Siap Luncuran Truk Listrik

Nobukazu Tanaka, Presiden Direktur PT KTB mengatakan, uji coba dilakukan konsumen yang berpengalaman. Pihaknya memastikan akan mengambil langkah baru di era EV Indonesia.

"Kami ingin berkontribusi menuju karbon netral dengan teknologi canggih kami. Untuk mencapai hal tersebut, kami perlu memperlajari kebutuhan pasar yang sebenarnya dengan cara melakukan komunikasi dengan intens bersama dengan konsumen,” ucapnya dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Rabu (27/7/2022).

eCanter adalah truk listrik yang diproduksi secara massal dan dikembangkan oleh Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) sebagai solusi untuk masalah lingkungan perkotaan seperti kebisingan, gas buang serta emisi CO2.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Berkendara Tanpa AC Bisa Lebih Hemat BBM?


Sejak diluncurkan pertama kali di 2017 sebagai truk listrik seri pertama yang diproduksi di pasar Jepang, FUSO eCanter telah mendukung bisnis logistik dan industri lainnya dalam masa transisi netralitas CO2 yang berkelanjutan.

Motor listrik eCanter menghasilkan lebih sedikit kebisingan dan getaran dibandingkan dengan kendaraan bertenaga diesel konvensional, dan sangat cocok untuk rute dalam kota serta operasional malam dan dini hari.

Sejauh ini, lebih dari 350 kendaraan eCanter telah dikirimkan ke pelanggan di Jepang, Eropa, Australia, dan Selandia Baru. Secara kolektif, eCanter telah menempuh jarak lebih dari 4,5 juta Km di seluruh dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau