Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Sampai Memilih Helm Kekecilan

Kompas.com - 10/07/2019, 09:42 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini ragam pilihan helm cukup beragam. Sejatinya, helm untuk sehari-hari hanya ada dua tipe yakni full face dan open face. Namun, masih banyak hingga kini biker yang belum paham bagaimana memilih ukuran helm yang tepat.

Biasanya, helm full face menjanjikan tingkat keselamatan lebih tinggi sedangkan open face menawarkan kenyamanan saat berkendara (karena bagian mulut dan dagu terbuka). 

"Ukuran helm itu harus pas di kepala, tidak boleh kesempitan dan terlalu longgar. Sebab ketika sempit akan membuat pengendara merasa pusing. Pada akhirnya ganggu konsentrasi ketika berkendara," kata Ahmad M, salah satu pegiat dari komunitas Belajar Helm kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Baca Juga : Bisakah Helm Balap Dipakai Harian?

Sakit kepala yang timbul, ketika menggunakan helm sempit, lantaran bagian kening dan telinga tertekan. Pada awalnya mungkin kurang terasa, tapi saat digunakan untuk berkendara selama 1,5 jam atau lebih, gejalanya mulai muncul.

Sedangkan helm yang terlalu longgar tidak disarankan karena ketika terjadi benturan, kepala tidak benar-benar dilindungi oleh helm. Kepala akan terguncang membentur dinding pada busa helm yang berpotensi mengakibatkan cedera dalam.

"Jadi sangat penting untuk melakukan fitting ketika membeli helm. Sesekali, helm digoyang-goyangkan dan rasakan apakah kening dan telinga terasa sakit atau tidak," kata Ahmad.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

Jadwal One Way dan Contraflow Hari Ini 4 April 2025, Catat Lokasi dan Waktunya

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

100 Link Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Twibbon Idul Fitri 2025 dan Poster Selamat Lebaran 1446 H, Simpel dan Keren

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sudah Masuk Musim Kemarau, Kenapa Indonesia Masih Diguyur Hujan? Ini Kata BMKG
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau