Lewat “Intelligent Mobility”, Buat Nissan Beda dari Kompetitor - Kompas.com

Lewat “Intelligent Mobility”, Buat Nissan Beda dari Kompetitor

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 22/11/2017, 09:42 WIB
Nissan menjadi merek asal Jepang pertama yang balapan di Formula E pada musim 2018/2019.Nissan Nissan menjadi merek asal Jepang pertama yang balapan di Formula E pada musim 2018/2019.

Gianyar, KompasOtomotif – Tiap merek memang punya caranya sendiri menarik minat konsumen, dan berupaya membedakan dirinya dengan kompetitor dengan berbagai inovasi, seperti soal teknologi. Masing-masing merek mengklaim punya teknologi yang menjadi senjata mereka di pasar.

Nissan salah satunya, yang mulai 2016 menggaungkan fitur canggihnya lewat visi Intelligent Mobility, sejak diperkenalkan di ajang Geneva Motor Show lalu. Ini yang kemudian terus disosialisasikan Nissan sampai saat ini.

“Ketika kita berbicara mengenai inovasi, semua merek mengatakan mereka melakukan itu. Lalu ada yang bertanya, apa yang membedakan Nissan dengan merek lainnya? Jawabannya kemudian adalah lewat Nissan Intelligent Mobility (NIM) ini,” ujar Budi Nur Mukmin, GM Strategi Pemasaran dan Perencanaan Produk NMI, Selasa (21/11/2017).

Budi menambahkan, NIM punya tiga pilar utama terkait inovasi produk seperti Intelligent Power (bagaimana mobil ditenagai), Intelligent Driving (bagaimana mobil dikendarai) dan Intelligent Integration (bagaimana mobil bisa terintegerasi dengan lingkungan sekitar).

Pada produk yang dipasarkan di Indonesia, Budi menyebutkan setidaknya ada beberapa fitur NIM yang disematkan. Berikut lengkapnya.

Baca juga : Upaya Nissan-Mitsubishi Raih “Podium” di Pasar ASEAN

Nissan X-Trail HybridStanly/KompasOtomotif Nissan X-Trail Hybrid

Intelligent Around View Monitor, yang menyediakan tampilan 360 derajat kendaraan saat melakukan manuver dalam kecepatan lambat.

Intelligent Ride Control,  memantau permukaan jalan untuk mendeteksi jalanan bergelombang yang mengganggu kestabilan mobil, dan kemudian membuat penyesuaian halus pada tenaga putaran mesin untuk mengimbanginya.

Intelligent Active Trace Control, menerapkan kemampuan pengereman bila diperlukan saat menikung, untuk membantu driver mengarahkan kemudi lebih aman, ketika melalui jalan menikung.

Intelligent Engine Brake, memanfaatkan pengendalian transmisi Xtronic CVT untuk memberikan pengereman mesin saat menikung dan akan berhenti.

Intelligent Hill Start Assist, yang secara otomatis mengaktifkan rem kendaraan ketika ada di jalan menanjak, untuk membantu mencegah kendaraan mundur ke belakang saat berhenti.

Xtronic CVT, mempercepat akselerasi mesin, sekaligus mengemat bahan bakar.

Kemudian Teknologi Hybrid di Nissan X-Trail, yang merupakan bukti pertama implementasi Intelligent Power di Indonesia.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM