Daimler Gelontorkan Rp 794 M buat Baterai Truk - Kompas.com

Daimler Gelontorkan Rp 794 M buat Baterai Truk

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 18/09/2017, 13:07 WIB
Fuso E-CanterStanly/KompasOtomotif Fuso E-Canter

Stuttgart, KompasOtomotif – Raksasa otomotif Jerman Daimler makin serius menggarap segmen kendaraan listrik, terutama di sektor niaga dengan gelontorkan investasi 60 juta dolar atau Rp 794 miliar, untuk mengadopsi “FlashBattery”.

Truk listrik yang ada di bawah Daimler nantinya bisa diisi penuh hanya dalam waktu 5 menit saja. Teknologi ini akan dikembangkan oleh perusahaan asal Israel yang digandeng Daimler, StoreDot. Ini juga nantinya bisa diarahkan pada kendaraan listrik penumpang.

Perusahaan mengklaim baterai lithium-ion ini mampu mengisi daya smartphone dan kendaraan listrik hanya dalam hitungan menit saja, atau tepatnya lima menit. Baterai tersebut didukung oleh senyawa organik (berbasis karbon) dan nanomaterials (zat yang terbuat dari partikel kecil).

“Solusi StoreDot menggabungkan senyawa organik dan bahan nano yang dikembangkan di lab kami. Kami fokus pada teknologi pengisian cepat, di mana berbanding terbalik dengan industri lainnya yang fokus pada kepadatan energi," ujar Doron Myersdorf, Kepala Eksekutif StoreDot mengutip CNBC, Senin (18/9/2017).

Baca  juga : Daimler Kirim Truk Listrik Pertama Fuso

Perusahaan yang berbasis di Tel Aviv tersebut juga mengklaim baterainya ramah lingkungan, dan dapat memungkinkan kendaraan listrik melaju lebih dari 300 mil setelah diisi penuh. Samsung Ventures, Norma Investments, Lucion Venture Capital, dan beberapa lembaga keuangan Israel dan China lainnya, ikut dalam investasi tersebut.

Martin Daum, salah satu petinggi Daimler yang bertanggung jawab atas bisnis truk dan bus mengatakan, kemajuan menuju armada truk listrik merupakan "prioritas utama" bagi raksasa otomotif tersebut.

"Elektrifikasi truk menjadi prioritas utama di Daimler," ujar Daum.

Daimler mulai memproduksi truk ringan listrik sendiri, yang disebut Fuso eCanter awal tahun ini. Daum menambahkan, kalau ini membuktikan perusahaannya berusaha menghasilkan kendaraan listrik untuk "penggunaan sehari-hari" di pasar.

"Pengisian cepat adalah topik yang penting, terutama bagi pemilik armada semua merek Daimler Truck. Bersama dengan StoreDot, sekarang kami akan bekerja sama terkait pengisian baterai dengan cepat," tutur Daum.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Feature
Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Sport
Suzuki Swift Menghilang

Suzuki Swift Menghilang

Feature
Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Sport
Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Feature
Honda CRF150L Inden Satu Bulan

Honda CRF150L Inden Satu Bulan

News
Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

News
Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

News
Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

News
Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Modifikasi
Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Niaga
Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

News
Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

News
Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

News
Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM