Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada Kopling Lengket Setelah Mobil Menerjang Banjir

Kompas.com - 08/01/2024, 18:12 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

KLATEN, KOMPAS.com - Curah hujan cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia membuat pemukiman serta jalan raya terendam banjir. Sebagai pengguna jalan perlu waspada saat berniat menerjang genangan air dengan mobil.

Meski tidak akan membuat basah penumpang di dalam, genangan air cukup tinggi dapat menyebabkan masalah pada mobil. Salah satunya pada area kopling pada mobil manual.

Foreman Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Aji Dwi Nugroho mengatakan setelah mobil menerjang genangan air sebaiknya tidak parkir secara langsung dalam kondisi kopling masih basah.

Baca juga: Ketahui Batas Aman Mobil Melewati Banjir

“Setidaknya gunakan mobil untuk berkeliling dulu sampai kira-kira kampas kopling kering setelah mobil menerjang genangan air, usahakan untuk tidak memarkir mobil langsung, itu bisa membuat kampas kopling rusak,” ucap Aji kepada Kompas.com, belum lama ini.

Aji mengatakan genangan air bisa dengan mudah masuk ke rumah kopling, karena letkanya rendah sejajar dengan mesin. Selain itu, rumah kopling memiliki ventilasi di bagian bawah dan itu menjadi lubang yang mudah kemasukan air.

“Rumah kopling pasti basah jika mobil menerjang genangan cukup dalam, hal itu bisa terjadi karena ada celah ventilasi antara rumah kopling dan mesin, sehingga kampas kopling akan basah,” ucap Aji.

Baca juga: Update Banjir Jakarta, 24 RT di Jaktim dan Jaksel Masih Terendam hingga 75 Cm

Menurut Aji, kampas kopling yang basah dapat membuatnya bereaksi dengan fly wheel yang terbuat dari logam. Akibatnya, setelah dia kembali kering bisa lengket dengan fly wheel.

“Jika mobil langsung parkir setelah menerjang banjir maka kampas kopling akan lengket begitu dia sudah kering, biasanya sadar-sadar di hari berikutnya ketika hendak memakai mobil, tuas transmisi menjadi susah masuk gigi,” ucap Aji.

Aji menjelaskan hal itu bisa terjadi karena putaran mesin tidak mau terputus dengan poros input transmisi. Dampak dari kampas kopling yang lengket dengan fly wheel.

Baca juga: Mercy G-Class Terperosok Saat Banjir, Berapa Estimasi Biaya Perbaikan?

“Jika kopling lengket ya tuas transmisi jadi tidak mau masuk gigi karena koplingnya tidak mau membebaskan putaran mesin,” ucap Aji.

Dia menjelaskan bila hal itu terjadi, maka solusinya bisa dengan membongkar transmisi untuk memeriksa kondisi kampas kopling.

“Bisa dicoba dipaksa, dengan memasukkan gigi rendah saat mesin mati, lalu mesin dinyalakan, harapannya dapat memberikan hentakan dan membuat kampas kopling terbebas,” ucap Aji.

Baca juga: Benarkah Mobil Matik Rentan Rusak Saat Melewati Banjir?


Namun, cara tersebut hanya percobaan menurut Aji, terkadang bisa berhasil tapi bisa juga membuat kampas kopling rusak atau rontok. Karena pada dasarnya kampas kopling yang sudah lengket termasuk cacat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Keunggulan Chery Super Hybrid CSH, Diklaim Tembus 76 Km/Liter

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Chery Tiggo 8 CSH: Pesaing Toyota Kijang Innova Zenix

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Australia vs Indonesia, Siaran Langsung RCTI Plus, Kick Off 16.10 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

Penukaran Uang Baru 2025 Dibuka Lagi 16 Maret, Ini Cara dan Syaratnya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

Kronologi Rendang Sapi 200 Kilogram Willie Salim Hilang Saat Dimasak Meski Dijaga Polisi

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

RUU TNI Sah Jadi Undang-Undang, Ini Poin-poin Perubahannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Deretan Artis Klarifikasi Usai Namanya Masuk Daftar Boikot

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Indonesia Vs Bahrain Tayang di TV Mana? Berikut Jadwal dan Link Live Streaming-nya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Indonesia vs Bahrain di RCTI Malam Ini, Kickoff Pukul 20.45 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Kediaman Baim Wong dan Paula Verhoeven Diperiksa Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Pendaftaran PINTAR BI Hari Ini Dibuka Pukul 09.00 WIB, Ini Tips War di pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Beberapa Jam Dibuka, Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Jabar Rp 10 M

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau