Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/03/2023, 14:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Merokok saat berkendara merupakan salah satu kegiatan yang dilarang karena dapat mengakibatkan hilangnya konsentrasi mengemudi sesaat. Sehingga hal itu, bisa memacu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Hal tersebut, temaktub dalam pasal 106 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2008 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Bagi yang melanggar, siap-siap dikenakan sanksi denda sampai Rp 500.000.

Selain itu, merokok saat berkendara, khususnya di mobil juga dapat membuat harga jual kembalinya turun. Kondisi terkait karena sulitnya menghilangkan bau asap rokok yang menempel di interior secara menyeluruh.

Baca juga: Bastianini Patah Tulang Belikat, Absen Sampai GP Argentina

Ilustrasi merokok, perokokShutterstock/Chettha Linsri Ilustrasi merokok, perokok

"Paling parah, bagian plafon bisa berubah warna akibat keseringan kena asap rokok," kata Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara kepada Kompas.com belum lama ini.

Dalam upaya menjaga kenyamanan pada mobil imbas efek buruk karena rokok, mulai dari bau tak sedap sampai flek di plafon, penting untuk pemilik atau pengemudi melakukan pembersihan.

Memang, kendaraan tidak akan pulih seperti sediakala. Tetapi setidaknya usia kelayakan penggunaan mobil bisa bertambah.

Dalam hal pembersihan tersebut, Imansyah mengatakan bahwa menghilangkan bau asap dari jok dan karpet membutuhkan perawatan yang berbeda dari interior berbahan kulit.

Baca juga: Jadwal MotoGP Portugal 2023, Balapan Pukul 20.00 WIB, Marquez Pole Position

"Untuk menghilangkan bau asap mobil, dibutuhkan cairan pembersih interior dan penyedot debu. Lalu, vakum karpet dan pelapis sebersih mungkin," kata dia.

"Pastikan juga membersihkan kotoran abu rokok di bawah kursi dan di antara celah-celah juga karena pasti banyak yang kotoran abu di area tersebut," lanjut Imansyah.

Jika debu dan abu sudah dirasa bersih maka aplikasikan cairan pembersih interior. Aplikasikan menggunakan lap berbahan katun yang bersih di area atau panel-panel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com