Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/01/2023, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai kendaraan di jalan raya harus paham yang namanya jaga jarak aman. Untuk mobil, biasanya ada rumus tiga detik, artinya jarak dengan kendaraan yang ada di depannya minimal tiga detik.

Tapi berbeda dengan motor, rumus jaga jarak aman saat mengendarai motor adalah dua detik dari kendaraan di depan. Lalu apa maksud dari jarak dua detik tersebut dan kenapa lebih cepat dari mobil?

M. Arief, Trainer Yamaha Riding Academy mengatakan, jaga jarak dua detik itu cuma berlaku saat riding di kecepatan 30 kpj sampai 60 kpj.

Baca juga: Pakai Earphone Saat Naik Motor Dilarang, Bisa Kena Denda Rp 750.000

Lima lady bikers anggota Yamaha Lexi Club Indonesia (YLCI) melakukan touring gabungan menuju Bali. Foto: Yamaha Lima lady bikers anggota Yamaha Lexi Club Indonesia (YLCI) melakukan touring gabungan menuju Bali.

"Dua detik itu satu detik untuk reaksi manusia, satu detik lagi buat pengereman," ucap Arief kepada Kompas.com, Rabu (11/1/2023).

Reaksi di sini maksudnya ketika melihat kendaraan di depan mengerem, maka reaksi untuk mengerem juga adalah selama satu detik. Sedangkan sisanya, dipakai untuk jarak pengereman, mengingat ketika rem ditekan, motor tidak langsung berhenti.

"Kalau kecepatan di atas 80 kpj, kita sarankan lebih dari dua detik, seperti tiga atau lebih," ucap Arief.

Baca juga: Ini Modus Curang yang Sering Dilakukan Sopir Bus AKAP


Memakai hitungan detik saat berkendara itu lebih pasti daripada diukur jarak amannya dengan satuan meter. Untuk tahu jarak motor dengan kendaraan di depan, ada caranya sendiri.

"Cari patokan yang tidak bergerak, tiang listrik misal. Ketika kendaraan di depan ada di tiang listrik itu, kita ngomong 'seribu satu' itu satu detik. Kalau setelah ngomong kita ada di tiang listrik tersebut, maka jarak kita adalah satu detik dengan kendaraan di depan," ucapnya.

Jarak tadi bisa dibilang masih terlalu dekat, jadi bisa diucapkan lagi, 'seribu satu, seribu dua', itu sudah dua detik. Jadi pengendara bisa tahu seberapa dekat jarak antara dirinya dengan kendaraan di depannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.