Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hentikan Kebiasaan Menyalakan Lampu Hazard Saat Hujan di Jalan Tol

Kompas.com - 05/01/2023, 17:41 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudi mobil di curah hujan yang cukup tinggi memerlukan konsentasi dan juga kesigapan. Sebab dalam keadaan terkait, jarak pandang pengemudi lebih terbatas dari keadaan biasanya.

Belum lagi, jalanan menjadi licin sehingga jarak pengereman berkurang. Sehingga jangan ada pengendara yang ngebut-ngebutan ketika sedang berada di cuaca hujan.

Selain itu, pengoperasian beberapa fitur juga perlu diperhatikan khususnya lampu hazard. Pasalnya ketika diguyur hujan lebat pendaran lampu itu bisa membuat jarak pandang dari pengendara sekitar semakin terganggu.

Baca juga: Modifikasi buat Harian Yamaha Scorpio Cafe Racer x Bobber

Tangkapan layar video tampak sejumlah kendaraan menyalakan lampu hazard saat hujan deras.FACEBOOK Tangkapan layar video tampak sejumlah kendaraan menyalakan lampu hazard saat hujan deras.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyatakan, penggunaan lampu hazard juga membuat pengendara lain bingung sehingga bisa menyebabkan salah komunikasi antar pengguna kendaraan.

"Saat hujan deras, fokus dan konsentrasi pengemudi mengawasi lingkungan sekitar bisa turun ketika kendaraan di depan menyalakan lampu hazard," kata Jusri kepada Kompas.com.

Selain itu, lanjut Jusri, manuver kendaraan yang menyalakan lampu hazard juga tak bisa terbaca pengemudi di belakang.

Hal ini menimbulkan risiko karena pengguna jalan lain justru kaget ketika kendaraan berpindah jalur atau berbelok.

Baca juga: Masyarakat Makin Berani Melanggar, Polisi Berlakukan Lagi Tilang Manual

Ilustrasi Lampu Hazard yang menyala saat kondisi hujanGrid.id Ilustrasi Lampu Hazard yang menyala saat kondisi hujan

"Percuma menyalakan lampu sein, yang ada malah membuat pengendara lain bingung membaca manuver yang akan dilakukan," ujar Jusri.

Sementara itu, Research & Development (R&D) Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi mengatakan, tak boleh asal menyalakan lampu hazard karena fungsinya sebagai isyarat tanda dalam situasi darurat.

“Menghidupkan lampu hazard saat berkendara musim hujan itu salah, sebab tidak sesuai fungsinya. Lampu hazard disediakan sebagai penanda dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan, mogok, dan lainnya, jadi salah fungsi bila digunakan saat musim hujan,” ujar Anjar.

Jika jarak pandang berkurang ketika hujan deras, ia menyarankan, lebih baik menyalakan lampu utama. Apabila masih kurang, sebaiknya cukup hidupkan lampu kabut atau fog lamp.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com