Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanpa Gerbang Tol, BPJT Siapkan Sistem Transaksi Tanpa Sentuh

Kompas.com - 02/12/2022, 08:22 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyebutkan bahwa dalam waktu dekat sistem transaksi tanpa sentuh alias Multi Line Free Flow (MLFF) akan diterapkan.

Sistem pembayaran tanpa sentuh ini bakal diberlakukan demi kelancaran dan kenyamanan kepada pengguna jalan tol.

“Karena adanya pembayaran di gerbang tol sehingga ada beberapa detik kendaraan itu terhenti,” ujar Mahbullah Nurdin, Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR, disitat dari NTMC Polri (1/12/2022).

Baca juga: Tol Trans-Sumatera Memicu Lonjakan Penumpang Bus AKAP

Pemerintah akan mengganti sistem pembayaran jalan tol dari uang elektronik atau biasa dikenal e-toll menjadi sistem tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF). Dokumentasi Jasa Marga Pemerintah akan mengganti sistem pembayaran jalan tol dari uang elektronik atau biasa dikenal e-toll menjadi sistem tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).

“Tetapi dengan MLFF itu semua kita hilangkan, tidak ada lagi gerbang tol untuk transaksi pembayaran. Di situ akan ada kamera yang dihubungkan dengan satelit, nantinya nomor kendaraan itulah yang akan di-capture kamera,” kata dia.

Mahbullah menambahkan, tarif tol yang akan dikenakan kepada pengguna jalan pada sistem MLFF akan berbeda dibandingkan sebelumnya.

Jadi, kalau sekarang saat ini ada ruas tol yang jauh-dekat itu tarifnya sama. Nantinya saat MLFF berlaku, pengguna jalan akan membayar sesuai dengan perjalanannya saja.

Baca juga: Ada Hybrid, Toyota Minta Konsuman Tak Usah Cari Innova Diesel Lagi

Gantry sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) yang telah terpasang di Jalan Tol Jagorawi KM 18+370 arah Ciawi akan dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian instrumen atau perlengkapan peralatan pendukung.Dok. BPJT Kementerian PUPR Gantry sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) yang telah terpasang di Jalan Tol Jagorawi KM 18+370 arah Ciawi akan dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian instrumen atau perlengkapan peralatan pendukung.

“Tentu kita sekarang sedang melakukan PKS dengan pihak Kementerian PUPR dalam hal ini BPJT dengan Korlantas Polri,” ucap Mahbullah.

“Karena yang punya data kendaraan Korlantas, jadi kita harus melakukan kerjasama dalam rangka bagaimana cara mengidentifikasi kendaraan pemiliknya untuk kepentingan bersama,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.