Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/09/2022, 16:23 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Video viral di dunia maya memperlihatkan cekcok antara pengemudi mobil dengan pengendara sepeda motor, karena sopir mobil merokok dan membuang abu sembarangan hingga mengenai pemotor.

Dalam video yang diunggah akun @dante2848, terlihat pengemudi mobil tersebut marah-marah karena ditegur poleh pemotor yang terkena bara rokok. Dalam video disebutkan pengemudi memukul pemotor tersebut.

Baca juga: Harga Pertalite Tanpa Subsidi, Lebih Mahal dari Pertamax

"Masih belum berlanjut sama abang jago yang satu ini, karna saya sndri kerja, biar nitizen aja yang mewakili. Kondisi saya sendiri walaupun memar tapi Alhamdulillah masih bisa bekerja," tulis penjelasan video, dikutip Kamis (1/9/2022).

@dante2848 ??fake situation?? masih belum berlanjut sama abang jago yang satu ini, karna saya sndri kerja, biar nitizen aja yang mewakili. Kondisi saya sendiri walaupun memar tapi alhamdulillah masih bisa bekerja #viral #viralvideo #videoviral #video #viraltiktok #videoviraltiktok #tiktoknews #ormas #bppkbbanten #rxking #rxkingindonesia #oknum #oknumormas ? suara asli - Ferryan Sykes

Kejadian bara rokok mengenai pengendara motor bukan kali pertama terjadi. Perlu ada kesadaran dari pemakai jalan baik pengemudi mobil dan pengendara motor bahwa merokok di jalan berbagaya karena bara bisa mengenai pengguna jalan lain.

Pemerhati masalah transportasi, Budiyanto mengatakan, pengguna jalan yang merasa terganggu seharusnya melaporkan kepada petugas terdekat atau sebelumnya mencatat nomor polisi untuk segera dilaporkan kepada petugas.

“Menegur dengan cara membentak dan tidak mengindahkan etika dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru,” ucap Budi saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Merokok merupakan salah satu gaya hidup buruk yang meningkatkan risiko TBC .PORNSAWAN Merokok merupakan salah satu gaya hidup buruk yang meningkatkan risiko TBC .

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan, merokok dan mengganggu keselamatan pengguna jalan lain dapat didenda atau dipidana.

Baca juga: Spesifikasi Honda Civic Type R, Tenaga Tembus 325 HP

Mengenai larangan berkendara sambil merokok ini berpedoman pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Pada pasal 106 ayat (1) UU LLAJ, dijelaskan bahwa,

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Ilustrasi merokokshutterstock Ilustrasi merokok

Bagi pengendara yang melanggar ketentuan tersebut bisa dijerat dengan pasal 283 yakni:

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.