Soal LCGC Konsumsi Pertalite, Begini Kata Daihatsu

Kompas.com - 01/08/2022, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri, sebagian besar pengguna mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) gemar mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) murah, seperti Pertalite.

Kondisi tersebut cukup miris, pasalnya pihak pabrikan, seperti PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sudah memberikan rekomendasi agar konsumen menggunakan bahan bakar RON 92 alias di atas Pertalite.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, tujuannya agar efisiensi bahan bakar serta emisi gas buang yang dihasilkan lebih rendah. Selain itu, berpengaruh juga pada performa mesin.

Baca juga: Goda Anak Muda, Daihatsu Siap Luncurkan Model Baru di GIIAS 2022

Lantas adakah konsekuensi yang diberikan Daihatsu, seperti garansi hangus, bagi konsumen pemilik Ayla dan Sigra yang menggunakan Pertalite dan terjadi masalah pada sektor mesin?

Daihatsu New Sigra mendapat ubahan pada eksterior dan interiornyaKompas.com/Donny Daihatsu New Sigra mendapat ubahan pada eksterior dan interiornya

Menjawab hal ini, Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM mengatakan, sejauh ini pihaknya tak memberikan ketentuan tersebut.

"Kalau di kami seperti itu tidak ada (garansi hangus). Karena memang sampai saat ini produk Daihatsu tidak pernah bermasalah dengan bahan bakar," ujar Agung kepada media, di Jembrana, Bali, Jumat (29/7/2022).

Meski demikian, Agung menjelaskan agar pemilik Sigra dan Ayla tetap mengonsumsi bahan bakar yang telah direkomendasikan.

Dengan demikian, pemilik bisa merasakan banyak sisi positifnya. Seperti efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan performa mesin yang lebih optimal.

"Definisi green car ini ramah lingkungan yang terkait pada emisi. Soal emisi pada LCGC ini identik dengan pengguna RON 92 agar mobil ini tetap sejalan dengan yang sudah ditentukan bersama pemerintah," ucap Agung.

Baca juga: 7 Mobil LCGC Paling Laris di Juni 2022, Calya Sigra Teratas

Tampilan Ayla terlihat lebih segar dengan pilihan mesin baru, 1.2LDonny A/KompasOtomotif Tampilan Ayla terlihat lebih segar dengan pilihan mesin baru, 1.2L

"Apakah penggunaan (Pertalite) jadi haram? sebenarnya tidak ke arah itu, tapi lebih ke komitmen konsumen soal hasil kerja mesin. Jadi balik lagi ke konsep, harus sesuai dengan yang direkomendasikan, bila konsumen merubah (rekomendasi BBM) dampaknya akan berpengaruh pada kerja mesin," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.