Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Penyedia Perangkat IoT TAM Fleet di Bus Listrik MAB

Kompas.com - 27/07/2022, 10:26 WIB
Gilang Satria,
Aditya Maulana

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN), penyedia solusi sistem layanan untuk transportasi dan armada unjuk gigi di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

TKDN memperkenalkan perangkat teknologi bernama TAM Fleet singkatan dari TKDN Advance Mobility menggunakan teknologi IoT dan AI, yang sudah terpasang di armada bus listrik PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Baca juga: Estimasi Harga dan Potensi Metropod, Kendaraan Feeder Listrik Buatan MAB

Presiden Direktur TKDN, David Santoso mengatakan, TAM Fleet merupakat perangkat yang dapat meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan pada unit kendaraan listrik.

"Kerjasama dengan perusahaan pelopor produksi Bus listrik MAB dalam penggunaan perangkat dan sistem IoT TAM Fleet rencananya di lebih dari 300 unit Bus listrik," katanya di JIEXpo, Kemayoran, Selasa (26/7/2022).

TAM Fleet terdiri dari beberapa perangkat, pertama yaitu Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

Kemudian kedua yaitu perangkat Blind Spot Detection yang menggunakan 3D depth camera with AI danmampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan di sekitar bus dengan keakuratan 95 persen.

Baca juga: Update Wacana Pengaturan Jam Kerja untuk Urai Kemacetan di Jakarta

Salah satu teknologi AI pada perangkat APC yakni dapat menghitung jumlah penumpang yang naik secara akurat. Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Indicator R-Watch.

“Program digitalisasi di sektor transportasi melalui teknologi IoT canggih yang terintegrasi sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong kepuasan pelanggan," kata Budi Setiyadi, Komisaris Utama TKDN.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau