Polisi Imbau Pemilik Kendaraan Jangan Beli Pelat Nomor Putih Online

Kompas.com - 02/06/2022, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) segera menerapkan kebijakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan berwarna putih dalam waktu dekat.

Namun, sejumlah penjual di platform belanja online atau daring telah memasarkan pelat nomor kendaraan berwarna putih dengan tulisan hitam. Padahal, anjuran ini hingga kini belum diterapkan secara resmi. 

Baca juga: Alasan Kenapa Balapan Formula E Selalu Diadakan di Perkotaan

Mengingat, kebijakan penggunaan pelat nomor warna baru tersebut belum diterapkan Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak membeli pelat nomor putih tulisan hitam, baik secara online maupun offline.

Di samping itu, hanya pihak kepolisian yang berwenang mencetak dan menerbitkan pelat nomor kendaraan.

"Masyarakat diimbau sabar, jangan beli-beli di online, kan ada aturannya harus melalui polisi, yang dijual di online tidak sesuai spek-speknya," kata  Dirregident Korlantas Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Yusri Yunus kepada Kompas.com.

Tangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial.FACEBOOK Tangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial.

Yusri juga mengatakan, jika pengendara nekat membeli dan menggunakan pelat putih dengan tulisan hitam sama saja telah melakukan pelanggaran.

Hal itu tertuang dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga: Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Cara Tekan Emisi Udara

"Jadi sabar saja, beli pelat putih lewat online itu pelanggaran loh sebenarnya, kami menghimbau dulu kepada masyarakat jangan beli di online," kata Yusri.

Adapun perubahan warna pelat kendaraan ini berkaitan dengan efektivitas pelaksanaan ETLE. Sebab, pelat nomor berwarna dasar hitam dan tulisan putih kerap terjadi salah baca saat difoto atau disorot kamera.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.