Dorna Bisa Batalkan Balapan MotoGP Jika Diharuskan Karantina

Kompas.com - 16/01/2022, 11:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, menegaskan bahwa balapan MotoGP di suatu negara bisa saja dibatalkan apabila diwajibkan untuk menjalani karantina.

Ia meminta negara-negara tuan rumah MotoGP 2022 tidak memberlakukan pembatasan terlalu ketat ketika rombongan pembalap beserta timnya datang.

“Jika Anda memberi tahu kami bahwa kami harus menjalani karantina selama 14 hari, maka jawabannya jelas. Dalam hal ini kami tidak akan pergi ke sana,” kata Carmelo Ezpeleta, menyitat FPAL, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Honda Luncurkan PCX 160 Endless Sport Edition

Ia lantas mencontohkan bahwa pelaksanaan MotoGP tahun lalu di Texas bisa berlangsung dengan lancar tanpa harus melakukan karantina. Pembalap dan tim cukup mematuhi aturan sistem bubble dan menunjukkan kelengkapan dokumen-dokumen seperti sertifikat vaksinasi.

Foto udara pekerja menyelesaikan pengecatan ornamen Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (5/11/2021). Pengecatan sudut trek, kerb dan tepian trek sirkuit Mandalika menggunakan tiga warna penting yakni warna merah putih yang menandakan kerb yang berfungsi sebagai pemandu pembalap di lintasan dan warna hijau yang merupakan track limit atau pembatas trek yang ketika pembalap menyentuh garis tersebut akan dikenakan penalti. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Foto udara pekerja menyelesaikan pengecatan ornamen Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (5/11/2021). Pengecatan sudut trek, kerb dan tepian trek sirkuit Mandalika menggunakan tiga warna penting yakni warna merah putih yang menandakan kerb yang berfungsi sebagai pemandu pembalap di lintasan dan warna hijau yang merupakan track limit atau pembatas trek yang ketika pembalap menyentuh garis tersebut akan dikenakan penalti. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.

"Mereka bisa meminta kami untuk menyertakan sertifikat vaksin atau dokumen-dokumen lainnya seperti yang sudah kami lakukan tahun lalu," ucap Ezpeleta.

Dalam kalender MotoGP 2022 yang sudah dirilis, tercatat ada 21 seri balapan yang bakal berlangsung. Ia menargetkan setidaknya bisa menggelar 19 seri balapan pada musim ini.

Baca juga: Penjualan Yamaha Tembus 1 Juta Unit pada 2021, Ini Model yang Diminati

Sebagai informasi, Indonesia bakal menjadi tuan rumah MotoGP 2022 bertempat di Sirkuit Mandalika. Dijadwalkan bakal ada tes pramusim pada 11-13 Februari 2022, kemudian seri balapan MotoGP Indonesia berlangsung pada 18-20 Maret 2022.

Beruntung Indonesia dianggap sudah punya rekam jejak bagus usai sukses menggelar World Superbika (WSBK) 2021 pada November lalu, dengan para pembalap beserta kru dan tim tidak diwajibkan untuk karantina.

Ezpeleta berharap sistem bubble yang sudah diterapkan dalam dua musim terakhir cukup meyakinkan pihak tuan rumah bahwa MotoGP tetap aman untuk digelar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.