Bos KTM Puji Ducati yang Mampu Akali Regulasi

Kompas.com - 18/10/2021, 15:01 WIB
Pit Beirer Pit Beirer
|

MISANO, KOMPAS.com - Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM mengakui timnya sedang dalam titik terlemah. Di beberapa sirkuit motor KTM RC16 berjuang keras mencapai posisi atas meski kewalahan.

Hal ini berbeda dengan musim lalu di mana KTM cukup berjaya. Bahkan karena itu KTM lepas dari konsensi karena dianggap sudah pantas bersaing dengan pabrikan lain tanpa hak istimewa.

Baca juga: Mulai Besok Waktu Pemberlakuan Ganjil-Genap di Jakarta Kembali Normal

"Kami saat ini dalam fase lemah,” kata Pit Beirer mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (17/10/2021).

Pebalap Red Bull KTM, Brad Binder, merayakan kemenangannya pada balapan MotoGP Austria 2021 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (15/8/2021) malam WIB.JOE KLAMAR Pebalap Red Bull KTM, Brad Binder, merayakan kemenangannya pada balapan MotoGP Austria 2021 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (15/8/2021) malam WIB.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tetapi saya masih yakin bahwa kami memiliki tim teknis yang bagus. Kami memiliki lima kemenangan MotoGP sebagai hasil dari proyek ini. Ini hanya mungkin dengan desainer dan teknisi yang sangat baik di semua sektor, mulai dari sasis hingga mesin, elektronik, dan suspensi ,” katanya.

Di sisi lain, Beirer memuji Ducati dan general Manager Gigi Dall'Igna yang dianggap mampu "mengakali" regulasi dan membawa inovasi yang membuat Ducati diperhitungkan.

Untuk diketahui Ducati adalah salah satu produsen dengan anggaran terendah. Tapi dengan inovasi Ducati mampu bersaing di peta kejuaraan meski sampai saat ini pebalapnya belum meraih gelar juara.

Baca juga: Mulai Besok Waktu Pemberlakuan Ganjil-Genap di Jakarta Kembali Normal

General manager Gigi Dall'Igna bersama pebalapnya Pecco Bagnaia Foto: Tuttomotoriweb.it/Ducati General manager Gigi Dall'Igna bersama pebalapnya Pecco Bagnaia

Kejeniusan teknisi Ducati terlihat di dalam evolusi Desmosedici GP yang banyak dicontek para pesaing. Mulai dari sirip aerodinamis atau aerobody hingga perangkat holeshot.

“Jelas kami tidak mendekati batas seperti yang sering dimainkan Ducati saat ini. Mereka membawa penemuan yang merupakan area abu-abu dalam peraturan, tetapi sama sekali tidak ilegal,” kata Beirer.

“Mereka pergi ke batas dan menginvestasikan banyak uang di sana. Gigi (Dall'Igna) melakukan pekerjaan yang sangat baik di bidang ini," kata bos KTM tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.