Dihantam Fisik dan Psikis, Marc Marquez Curhat Soal Musim 2021

Kompas.com - 15/09/2021, 18:01 WIB
Marc Marquez saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) JOE KLAMARMarc Marquez saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara fisik dan mental, Marc Marquez berjuang keras musim ini. Dia masih cepat, terbukti di GP Aragon, Spanyol, tampil luar biasa meski belum konsisten.

Di GP Jerman, GP Austria dan di GP Aragon, Marc membuktikan dirinya masih tajam. Namun saat finis kedua di Aragon dia mengatakan bahwa musim 2021 merupakan musim terberat.

“Musim ini adalah yang paling sulit dalam karir saya, baik secara fisik maupun mental. Saya kembali setelah cedera di Portimao dan berpikir saya bisa berkembang lebih cepat," katanya mengutip Speedweek.com, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Efek Semikonduktor, Penjualan Honda Menyusut di Agustus 2021

Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.AFP/LLUIS GENE Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.

Operasi di lengan atas mengubah segalanya. Marc mengatakan dia masih belum bisa mengendarai motor dengan gaya balap sebelum kecelakaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya tidak bisa lagi menahan benturan dengan siku saya seperti dulu ketika saya selalu bisa memberikan tekanan melalui ban depan. Itu masih berfungsi di tahun 2016 hingga 2019, tetapi sekarang tidak mungkin lagi," katanya.

"Jika saya kehilangan bagian depan, itu berakhir atau seperti di Aragón, saya harus melepaskan rem selama serangan saya dan tidak dapat menahan jalur," kata Marc.

Marc mengatakan di GP Aragon atau seri ke-13 musim 2021, saat bertarung dengan Francesco Bagnaia dia lupa dengan kondisi fisiknya.

“Tapi kemudian saya lupa semua yang ada di motor dan ingin menyerang lagi. Saya Marc, saya harus melakukan itu. Tapi aku tidak punya kesempatan," katanya.

Marc MarquezFoto: Twitter Marc Marquez Marc Marquez

"Francesco melaju dengan sempurna, tetapi tim senang dengan serangan saya, meskipun itu tidak cukup untuk menang," katanya.

Sekali lagi Marc mengatakan dia berjuang dengan keterbatasan fisik.

"Saya tidak bisa balapan seperti yang saya inginkan. Tentu saja, saya juga berjuang dengan keraguan. Kami sedang mengerjakannya, tetapi saya harus menemukan cara lain untuk mendorong diri saya hingga batasnya," katanya.

"Saat ini saya hanya pebalap biasa yang berusaha menjaga jalur. Tapi saya tidak memiliki hal untuk mendominasi dan jika Anda jatuh dua kali pada akhir pekan sebelum balapan, itu juga tidak membantu,” kata Marc.



Sumber Speedweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.