IPCC Mulai Hadirkan Fasilitas Pengisian Baterai Mobil Listrik

Kompas.com - 16/08/2021, 15:01 WIB
Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq KOMPAS.com/RulyIlustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menghadirkan sarana pendukung kendaraan bermotor listrik berupa 3 unit plug-in charging station (CS) dalam upaya mendorong era elektrifikasi di dalam negeri.

Investor Relation IPCC Reza Priyambada mengatakan, awal mula penyediaan CS tersebut ialah karena IPCC melihat adanya tren perkembangan otomotif yang mulai mengembangkan mobil listrik.

Di samping itu, sejumlah pabrikan otomotif juga sedang mengembangkan dan mencoba untuk memasarkan mobil listrik ke masyarakat.

Baca juga: Tarif Tol Trans Jawa Ruas Batang-Semarang Naik Mulai 19 Agustus 2021

Kepala charging station, mobil listrik Ha:mo di Universitas Chulalongkorn, Bangko, Thailand, Selasa (30/1/2018).Agung Kurniawan/Kompas.com Kepala charging station, mobil listrik Ha:mo di Universitas Chulalongkorn, Bangko, Thailand, Selasa (30/1/2018).

"Kami melihat jika nantinya ada mobil listrik yang akan ditempatkan di lahan parkir IPCC, baik itu mobil ekspor maupun impor maka ada baiknya IPCC juga menyediakan sarana infrastrukturnya berupa CS tersebut," katanya, Senin (16/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk sediakan 3 unit CS tersebut dibutuhkan dana sekitar kurang lebih Rp 1 miliar. Informasi ini dari Tim Teknik dan Tim Keuangan IPCC,” ucap Reza.

Hanya saja, fasilitas tersebut belum digunakan karena sebagian besar mobil listrik yang masuk ke lahan parkir IPCC sudah dalam keadaan baterai penuh.

Baca juga: Apa Fungsi Besi yang Menonjol di Bawah Bumper Belakang Bus?

Tapi tidak menutup kemungkinan bila lahan yang disediakan itu nantinya akan penuh di kemudian hari seiring ramainya kegiatan pengkapalan mobil listrik di dalam negeri.

“Kalau target pendapatan belum ada arahan karena masih dalam tahap pembahasan internal apakah akan dikenakan ke pelanggan secara terpisah atau bisa di blend dengan tarif penumpukan dan layanan bongkar muat kargo kendaraan,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.