Jangan Coba-coba Menyiram Rem yang Sedang Panas, Akibatnya Fatal

Kompas.com - 10/07/2021, 09:22 WIB
Tangkapan layar video pengemudi mobil pikap menyiram rem mobilnya yang panas dengan air. Akun Facebook Fikky AbiTangkapan layar video pengemudi mobil pikap menyiram rem mobilnya yang panas dengan air.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pengereman merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan. Sistem ini berfungsi menghentikan laju kendaraan sehingga terhindar dari kecelakaan.

Pada saat jalan turunan, dibutuhkan pengereman yang kuat untuk menahan beban kendaraaan. Hal ini akan membuat sistem pengereman mengalami kenaikan suhu.

Bukan hanya di jalan menurun, penggunaan di jalan datar dengan durasi lama juga dapat menyebabkan sistem pengereman menjadi panas.

Baca juga: Mulai Senin, Masuk Kawasan Aglomerasi Tanpa STRP Bakal Diputar Balik

Jika sistem pengereman panas, hal yang perlu dilakukan, yakni istirahat untuk mendinginkan rem. Ada beberapa orang menyiram rem menggunakan air dengan tujuan suhu rem cepat dingin. Namun ternyata tindakan ini justru berbahaya dan berpotensi merusak komponen rem.

Ilustrasi piringan cakram, kaliper, dan kampas rem mobilDok. Daihatsu Indonesia Ilustrasi piringan cakram, kaliper, dan kampas rem mobil

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, pendingainan rem dengan cara disiram air tidak disarankan karena memiliki banyak resiko.

Baca juga: Selain Jabodetabek, Perjalanan Darat Aglomerasi Juga Wajib STRP

"Ya pendinginannya biar secara alami saja, jika pendinginan tidak merata dapat mengakibatkan disc brake menjadi bergelombang," kata Didi kepada Kompas.com, Jumat (9/7/2021).

Piringan cakram yang tidak merata akan membuat sistem pengereman menjadi tidak maksimal sehingga membahayakan bagi pengemudinya. Selain itu menyiram rem dalam keadaan panas juga dapat beresiko merusak rem.

Sistem pengereman cakram. tinypic.com Sistem pengereman cakram.

Sementara itu Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan, menyiram rem yang masih panas dengan air merupakan tindakan yang dapat membuat rem blong.

Baca juga: Knalpot Mobil Keluar Air, Pertanda Mesin Sehat?

Ahmad mengatakan, menyiram air pada komponen rem yang masih panas bisa menyebabkan perubahan bentuk pada tromol. Jika sudah berubah bentuk, potensi rem memudar atau brake fading akan lebih tinggi.

“Cara mendinginkan rem yang paling baik yaitu dengan istirahat sampai suhunya turun dengan alami, minimal 30 menit,” ucap Ahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X