PPKM Darurat, Akses Jalan Mastrip Surabaya Ditutup

Kompas.com - 09/07/2021, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu persatu akses masuk ke Surabaya mulai ditutup. Setelah Bundaran Waru, kini akses masuk ke Surabaya lewat Jalan Mastrip juga ditutup.

Kapolsek Karang Pilang Kompol Samsul Hadi mengatakan, penutupan ini dilakukan selama 24 jam hingga berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 20 Juli 2021.

Penutupan Jalan Mastrip menuju Surabaya dimulai Kamis (8/7/2021) pukul 07.00 WIB, akibatnya kemacetan pun tak terhindarkan karena Jalan Mastrip didominasi oleh kendaraan besar seperti truk.

Baca juga: Harga Toyota Rush di Sulawesi Selatan Turun Rp 9 Jutaan

Penyekatan tersebut dilakukan mulai dari Jembatan Baru dan di bawah Tol Sumo. Kendaraan dari arah Driyorejo, Gresik dialihkan ke Sidoarjo melintasi jembatan baru Karang Pilang. Meski water barrier sudah di pasang dan rambu penunjuk arah sudah dipasang, banyak pengendara yang mencoba menerobos.

Akses masuk kota Surabaya di Bundaran Waru ditutup total, Rabu (7/7/2021).Achmad Faizal KOMPAS.com Akses masuk kota Surabaya di Bundaran Waru ditutup total, Rabu (7/7/2021).

“Penyekatan ini sama dengan penyekatan yang lain di Surabaya untuk memutus mata rantai Covid-19. Warga yang tidak ada keperluan yang penting dan darurat dilarang masuk wilayah Surabaya. Khususnya pada sektor non esensial. Kecuali tenaga kesehatan, konstruksi bangunan, sembako bisa masuk. Selain itu dilarang masuk,” ujar Kapolsek Karang Pilang Kompol Samsul Hadi, Kamis (8/7/2021).

Hadi menegaskan, penutupan Jalan Mastrip dilakukan 24 jam hingga berakhirnya PPKM Darurat 20 Juli 2021 mendatang. Sementara, kendaraan besar dari arah Driyorejo, Gresik di alihkan ke arah Sidoarjo.

Baca juga: Mobil Lama Terpakrir, Bisa Terjangkit Flat Spot pada Ban

 

Menurut Hadi, pengalihan arus tersebut sudah disosialisasikan melalui media sosial.

“Kendaraan besar dari arah Driyorejo mereka sudah ada sosialisasi. Mereka sudah melihat dari media sosial bahwa ke area Surabaya di tutup,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.